Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, sejak dulu terkenal sangat konsisten mempertahankan nilai islami dan tradisi adat istiadat setempat. Pada awalnya, kelompok minoritas agama ini menolak penyelanggaraan Pemilu di wilayah mereka karena bertentangan dengan adat istiadat mereka, namun saat ini telah menerima penyelenggaraan Pemilu di dalam wilayah mereka meski dengan berbagai penyesuaian, diantaranya adalah dengan mengganti tinta Pemilu dengan kunyit. Masyarakat Adat Sunda Wiwitan merupakan kepercayaan lokal yang masih eksis di berbagai wilayah di Jawa Barat, terutama di Kabupaten Kuningan. Meski sudah memiliki identitas kependudukan, namun kekosongan identitas agama dalam eKTP Masyarakat Adat Sunda Wiwitan memunculkan bentuk-bentuk pengabaian hak-hak dasar warga negara bagi Masyarakat Adat Sunda Wiwitan, seperti pengabaian status pernikahan dan status kelahiran. Menjelang Pemilu dan Pilkada, persoalan pengakuan masyarakat adat seringkali dijadikan komoditas politik, terutama bahan untuk substansi kampanye kandidat peserta Pemilu. 10. Kelompok Lanjut Usia Masalah kepemiluan terhadap kelompok lansia pada umumnya terkait dengan pendataan kelompok lansia sebagai pemilih dan pemilu akses terhadap mereka. Temuan faktual di berbagai wilayah pantauan menunjukkan bahwa Pemerintah melalui Dukcapil maupun penyelenggara Pemilu hanya fokus pada pendataan kelompok lansia yang berada di panti-panti sosial saja, sedangkan lansia yang terlantar masih belum terjangkau dan terdata dengan baik. Kelompok lansia yang tinggal di panti-panti sosial akan didata dan dilakukan perekaman identitas kependudukan sesuai domisili panti tempat lansia bernaung. Meski demikian, keikutsertaan mereka dalam pencoblosan di hari pemilihan masih perlu mendapat atensi mengingat kelompok lansia perlu mendapatkan pendampingan untuk menggunakan hak pilihnya karena keterbatasan kemampuan mereka untuk bergerak dan berpindah tempat. 11. Kelompok Keragaman Seksual dan Identitas Gender (KSIG) Kelompok keragaman seksual dan identitas gender (KSIG) selalu menjadi objek dan substansi kampanye serta sarana untuk mendulang suara yang tidak menghasilkan timbal balik baik secara sosial, ekonomi dan politik kepada kelompok keragaman seksual dan identitas gender (KSIG). Selain itu, tingginya 41 | LAPORAN PEMANTAUAN PRA PEMILU DAN PILKADA SERENTAK 2024

Выберите целевой абзац3