MANUAL PELATIHAN HAM KORPS BRIGADE MOBIL (BRIMOB) KOMISI NASIONAL HAK ASASI MANUSIA
REPUBLIK INDONESIA 2018
penerapan nilai, prinsip dan standar HAM dalam kaitannya dengan tugas dan fungsi
Kepolisian secara umum maupun secara khusus pada korps Brigade Mobil atau Brimob.
Selain itu, manual ini juga memberikan langkah-langkah, metode dan materi pendukung
yang dapat dimanfaatkan bagi fasilitator, trainer, tenaga pendidik (gadik), instruktur dan
widyaiswara dalam memfasilitasi proses pendidikan dan atau pelatihan HAM bagi anggota
Brimob. Diharapkan dalam proses pendidikan dan pelatihan dapat dikembangkan aspek
kognitif, afektif dan psikomotorik sehingga HAM tidak hanya menjadi pengetahuan saja
namun juga dipahami, mengubah sikap dan perilaku serta keterampilan anggota Brimob
sendiri untuk mendiseminasikan HAM pada satuannya, anggota Kepolisian yang lain dan
bahkan pada masyarakat.
Manual ini juga disusun sedemikian rupa sehingga mudah diterapkan (applicable) dan
bersifat praktis oleh fasilitator maupun oleh pihak-pihak lain termasuk dari kalangan Polisi/
aparat penegak hukum lainnya yang ingin menyebarluaskan pemahaman HAM kepada
kolega/anak buah dan pihak-pihak lain di lingkup pekerjaan dan wewenangnya dengan
penyesuaian sejumlah muatan dan kegiatan yang ada di dalamnya.
Sebagai catatan penting, manual ini disiapkan untuk pelatihan yang diikuti oleh 25 sampai
30 orang peserta, tidak direkomendasikan untuk peserta lebih dari jumlah tersebut
mengingat tujuan manual ini adalah memberikan dan menguatkan pemahaman tentang
HAM dan kaitannya dengan penerapan HAM dalam tugas fungsi kepolisian sekaligus
menekankan pada keterampilan peserta pasca pelatihan yang bukan hanya paham
namun juga terampil dalam mendiseminasikannya kembali pada anggota Polri yang lain
baik melalui sosialisasi, penyuluhan maupun pelatihan.
C.
Cara Menggunakan Manual
Sesuai dengan peruntukan manual yaitu sebagai panduan atau pegangan fasilitator atau
trainer, maka manual ini hendaknya digunakan secara keseluruhan dalam pelatihan bagi
anggota Brimob yang berlangsung selama empat sampai lima hari. Selain itu, manual ini
juga dapat digunakan sebagian-sebagian menyesuaikan pada fokus atau tema tertentu,
atau dengan penggabungan materi dalam satu sesi, misalnya pelatihan khusus HAM
dan Penanganan Konflik Sosial oleh Anggota Brimob maka dapat secara khusus materi
difokuskan pada prinsip HAM, standart instrument internasional dan nasional yang secara
khusus mengatur tentang penggunaan kekuatan dan penanganan konflik sosial.
Isi manual saling terkait bagian per bagian, modul per modul maupun sesi – per sesinya
dan disusun secara berurutan sesuai siklus pendidikan HAM dimana proses pembelajaran
diawali dari pemahaman pada materi yang sifatnya umum dan dasar yang menjadi pijakan
awal untuk materi-materi selanjutnya, menuju pada materi yang sifatnya lebih khusus dan
berkaitan dengan tema spesifik. Di bagian akhir peserta akan diajak untuk melakukan
analisa persoalan atau kasus menggunakan dasar pemahaman yang diberikan sebelumnya,
mempraktekkan Buku Saku HAM Brimob dan merumuskan rencana aksi pasca pelatihan.
Namun seringkali praktek di lapangan pelatihan hanya dilakukan tiga hari (dua hari
efektif), hal ini disebabkan karena situasi dan kondisi di lapangan memposisikan polisi
pada umumnya maupun anggota Brimob khususnya tidak dapat meninggalkan tempat
tugasnya terlalu lama. Untuk itu diperlukan metode atau pendekatan tertentu dengan
5