•
Pemerintah, khususnya Pemda setempat, perlu menyediakan pelatihan komputer
untuk seluruh anak disabilitas netra di Indonesia, dengan sistematis dan masif. Saat
ini pelatihan bagi tunanetra masih sangat terbatas.
5. Ketentuan Belajar Tatap Muka
a. Setuju Pembelajaran Tatap Muka
Masing-masing pihak memiliki pendapat yang berbeda mengenai ketentuan dan
kebijakan pembelajaran tatap muka ini. Beberapa pihak ada yang setuju dengan
pembelajaran tatap muka seperti yang disampaikan oleh OPD14 WWI yang menyebutkan
bahwa beberapa sekolah negeri memperbolehkan siswa disabilitas masuk sekolah dan
mengikuti pembelajaran secara tatap muka. Hal senada disampaikan oleh OPD6 PERTUNI
Sorong bahwa di Kota Sorong sudah diizinkan pembelajaran tatap muka. Sudah seminggu
kegiatan tersebut berjalan. Untuk SMP dan SMA ada beberapa kelas tatap muka dengan
prokes dan disediakan cuci tangan di setiap depan kelas. Sebagai syarat, dibuat juga surat
pernyataan untuk mengikuti pembelajaran tatap muka. Selain itu, OPD9 YPAC Jakarta
sangat berharap untuk melakukan pembelajaran tatap muka. Namun ia mensyaratkan
beberapa hal, misalnya ruang kelas kapasitasnya hanya 5-6 orang (termasuk anak-anak
dengan kursi roda). Kepala sekolah dan guru harus mengatur kondisinya agar kondusif
(waktu pembelajaran, jumlah murid per kelas, jenis kelas atau fasilitas lain yang tidak
dapat dibuka). Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya telah melaksanakan home visit.
Sekolah harus sudah menyiapkan sarana prasarana yang sesuai protap kesehatan, serta
perlu diatur penjadwalan kelas masuk bergiliran, Standard Operational Procedure (SOP)
yang ketat meliputi penerapan pembelajaran dengan protap kesehatan yang secara disiplin
diterapkan oleh guru, peserta didik, dan orang tua.
b. Tidak Setuju Pembelajaran Tatap Muka
Selain beberapa pihak yang menyetujui ketentuan pembelajaran tatap muka baik untuk
dilaksanakan, namun banyak pihak yang kurang setuju dengan adanya pembelajaran tatap
muka dengan lebih memilih belajar dari rumah. Seperti yang disampaikan oleh OPD7 PPDI
yang menyayangkan sebagian sekolah termasuk beberapa madrasah yang saat ini telah
melakukan pembelajaran tatap muka. Menurutnya, saat ini yang menjadi fokus utama
69