perempuan.118 Harapan sosial bahwa anak perempuan dan perempuan harus tetap perawan didasarkan pada gagasan stereotip bahwa seksualitas perempuan harus dibatasi dalam pernikahan. Gagasan ini berbahaya bagi perempuan dan anak perempuan secara global. Apalagi sebuah tinjauan sistematis tentang kegunaan medis tes keperawanan dengan pemeriksaan selaput dara menyimpulkan bahwa praktik ini tidak akurat atau tidak andal menentukan keperawanan. Tes ini melanggar hak untuk bebas dari penyiksaan dan perlakuan sewenang-wenang lainnya, karena pemeriksaan seringkali memalukan, merendahkan dan dilakukan dengan cara untuk mengintimidasi dan menghukum,119 serta harus diakhiri.120 189. Negara-negara harus melakukan uji tuntas (due dilligence) atau prinsip kehatihatian untuk melarang, mencegah, dan memulihkan penyiksaan dan perlakuan sewenang-wenang lainnya setiap kali ada alasan yang masuk akal untuk meyakini bahwa tindakan tersebut dilakukan oleh aktor nonnegara. Ketidakpedulian atau kelambanan negara dianggap sebagai suatu bentuk dorongan dan/atau izin secara de facto. Prinsip ini berlaku untuk kegagalan negara dalam mencegah dan memberantas kekerasan berbasis gender. f. Pernikahan Dini dan Perkawinan Paksa Anak 190. Perkawinan dini dan perkawinan paksa pada anak merupakan pelanggaran HAM dan praktik berbahaya yang secara tidak proporsional memengaruhi perempuan dan anak perempuan secara global yang mencegah mereka menjalani hidup bebas dari segala bentuk kekerasan.121 Perkawinan dini ataupun perkawinan paksa pada anak dapat menimbulkan penderitaan yang parah dan berkepanjangan, baik fisik, psikologis, maupun emosional, pemerkosaan dalam perkawinan dan bentuk-bentuk pelecehan seksual lainnya, kehamilan dini yang mengancam jiwa, atau kehamilan yang tidak diinginkan. Konsekuensi ini dapat diprediksi mengingat usia anak-anak yang masih muda, penderitaan yang diakibatkannya harus dianggap disengaja dan Rose McKeon Olson, Claudia García-Moreno, Virginity testing: a systematic review, 2017. Eliminating Virginity Testing: An Interagency Statement, WHO, United Nations Human Rights, UN Women, 2018. 120 DIGNITY Fact Sheet Collection HEALTH #13 FORCED GENITAL EXAMINATION, https://www.dignity.dk/wpcontent/uploads/fact-sheet-health-13-forced-genital-examinations.pdf. 121 Preventing and eliminating child, early and forced marriage Report of the Office of the United Nations High Commissioner for Human Rights, A/HRC/26/22, 2014, https://documents-dds-ny.un.org/doc/UNDOC/GEN/G14/128/76/PDF/G1412876.pdf?OpenElement, Lihat juga General comment No. 13, The right of the child to freedom from all forms of violence, CRC/C/GC/13, 2011, https://www2.ohchr.org/english/bodies/crc/docs/crc.c.gc.13_en.pdf. 118 119 62

Select target paragraph3