Tergantung dari bahasa yang dipergunakan oleh para tahanan, mungkin penting untuk tim pelaksana kunjungan untuk didampingi seorang penerjemah. Tim pelaksana kunjungan harus berhati-hati terhadap kemungkinan penerjemah terlibat dalam perbincangan dan harus menghindari penggunaan orang lokal, sesama tahanan atau anggota keluarga, dibandingkan dengan penerjemah profesional, kecuali apabila sangat diperlukan. Penerjemah harus diingatkan akan tugas menjaga kerahasiaan. Akan membantu kerja penerjemah apabila glossary atau daftar istilah-istilah khusus telah dipersiapkan sebelumnya. Komposisi pembagian Tim pemantau atau kunjungan yang melakukan wawancara dengan orang yang dicabut kebebasannya haruslah, menurut kualifikasi gender, sangat penting untuk wawancara secara pribadi. Dalam kasus-kasus tuduhan perkosaan, pelecehan seksual, dan kekerasan lainnya, korban, baik laki-laki maupun perempuan mungkin ingin memilih jenis kelamin lawan bicaranya. 3.3.6.2 | Percakapan dengan kelompok Percakapan dengan kelompok sangat berguna terutama untuk mengidentifikasi masalah-masalah yang bersifat umum di lingkungan tahanan dan kondisi umum para tahanan. Misalnya, memahami perasaan dan suasana hati para tahanan, dinamika mereka di tahanan, mengidentifikasi pemimpin informal, dan budaya institusi. Percakapan dengan kelompok sebaiknya dimulai dengan pertanyaan terbuka tentang apa yang menurut anggota kelompok anggap sebagai masalah utama di tahanan. Ini sangat penting diajukan terutama pada saat kunjungan pemantauan pertama. Tanggapan-tanggapan mereka pada percakapan kelompok kemungkinan perlu didalami lebih lanjut, beberapa di antaranya dapat dapat ditindaklanjuti melalui dalam percakapan pribadi. Hal yang perlu diperhatikan pada wawancara dengan kelompok adalah durasi wawancara. Percakapan dengan kelompok sebisa mungkin harus mengalir dan tidak kaku serta dalam situasi yang kondusif. Namun, perlu dipastikan agar percakapan dengan kelompok berlangsung tidak terlalu lama (maksimal 1,5 jam). Ada baiknya, kesepakatan soal durasi percakapan kelompok dibahas sebelum percakapan dimulai. Keutamaan percakapan dengan kelompok antara lain memungkinkan untuk berdiskusi dengan lebih banyak tahanan. Namun, percakapan dengan kelompok harus menghindari hal-hal yang sensitif, karena kita wajib menjamin perlindungan kerahasian setiap individu dalam kelompok tersebut. Perlu diingat, bahwa dalam percakapan dengan kelompok, ada risiko bahwa satu atau dua orang mendominasi pembicaraan dan seolah-olah sebagai ‘pemimpin’ dari kelompok dan berbicara atas nama anggota yang lain. Untuk 93

Select target paragraph3