Temuan FAKTA-FAKTA itu ­meletakkan tangannya di paha saya dan bagian tubuh lainnya.” Serdadu itu mendorongnya ke lantai dan memukul kepalanya dengan sebuah benda keras ketika ia melakukan perlawanan. Serdadu-serdadu lain juga memperkosanya. Lu Mang-Mei bersaksi bahwa saat ia pertama kali diperkosa, ia merasa ditipu, takut, dan sendirian. Ia berusaha melawan, tapi tentara t­ ersebut mengatakan, “Saya sudah membeli tiketnya.” Ketika ia memprotes dan berkata bahwa ia datang untuk bekerja sebagai pelayan restoran, t­entara itu mengatakan, “Memang begitu katanya, tapi itu tidak benar”. Wan Aihua bersaksi, “Lima tentara datang dan bersamaan memperkosa saya, persis seperti gangrape”. Maxima Regala de la Cruz bersaksi, “Saya pendarahan terus menerus, karena pada saat itu saya bahkan belum mengalami menstruasi pertama. Saya menangis karena saya selalu ­merasa kesakitan.” Kim Yong-Suk bertestimoni tentang penyiksaan seksual terhadapnya. Seorang tentara bernama Nakamura menyayat area k­ ­ emaluannya ­dengan pedang ketika ia tidak mengerti apa yang diinginkan oleh tentara tersebut. Nakamura kemudian memperkosanya. Jan R ­ ­uffO’Herne b­ersaksi bahwa seorang perwira menelusuri seluruh ­tubuhnya dengan ujung pedang sampai ia tenggelam dalam ketakutan. Ia lalu ­mengisyaratkan untuk lebih baik dibunuh ketimbang diperkosa, namun perwira itu hanya tertawa lalu menyiksa dan memperkosanya. Pak Yong-Sim bersaksi bahwa pada suatu waktu ia terlalu letih ­untuk melayani, lehernya disayat tersebut dengan pisau panjang dan ­ ­kemudian diperkosa dalam keadaan bersimbah darah. Dalam kondisi amat lemah dan sakit yang luar biasa pun para p­erempuan dipaksa tetap terus melayani antrean panjang tentara yang telah ­membeli tiket. Kim Bok-Dong dan Yuan Zhulin bersaksi bahwa semacam krim dioleskan untuk memungkinkan tentara melakukan penetrasi terhadap perempuan yang sudah sangat kesakitan dan kemaluannya membengkak. Maxima Regala de la Cruz bersaksi tentang rasa terteror yang t­­­erusmenerus setiap kali ia diperkosa: “Setiap kali mereka m ­ engacungkan bayonet ke arah saya, seluruh tubuh saya gemetar seperti ini. Saya tidak tahu lagi apa yang mereka lakukan kepada saya”. Ia berkali-kali jatuh 121

Select target paragraph3

Connect to a paragraph
Connect to an entity
Disable highlights
Add to table of contents