Modul 2 Pertemuan ini membahas beberapa hal yang diadukan Lokataru sebagai pendamping masyarakat adat Marapu Sumba Timur, terutama terkait keberadaan PT. Muria Sumba Manis (MSM). Sebelumnya, berdasarkan hasil dengar pendapat dengan warga, dinyatakan bahwa keberadaan PT. MSM telah memberikan dampak buruk bagi warga setempat dan lingkungannya. Komnas HAM juga melakukan pertemuan dan diskusi dengan jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT yaitu Wakil Gubernur, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kehutanan, Biro Tata Pemerintahan, Biro Hukum dan perwakilan dari Kantor Wilayah (Kanwil), Badan Pertanahan Nasional (BPN) NTT dan Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Kementerian LHK. Pada pertemuan ini, dibahas secara umum kasus agraria di NTT yang sedang ditangani Komnas HAM. Selain itu, disampaikan pula bebeberapa temuan lapangan di Sumba Timur, khususnya yang berkaitan dengan persoalan ketersediaan air sebagai kebutuhan dasar warga. Pemerintah Provinsi NTT mengapresiasi kerja Komnas HAM dan berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan agraria di NTT. Terkait hal ini, Pemprov akan menghadirkan pihak Pemkab/ Pemkot dalam lingkup Provinsi NTT untuk agraria di Kota Kupang, NTT, kembali Komnas HAM melaksanakan diskusi bersama masyarakat sipil NTT terkait opsi penyelesaian kasus agrarian. Diskusi ini melibatkan 2 (dua) orang narasumber, yaitu Dr. Sariyono MH (akademisi FH Undana) dan Didimus Dedi Dhosa (akademisi FISIP Unwira). Adapun peserta diskusi meliputi WALHI NTT, Agra NTT, dan PIAR NTT. Melalui diskusi ini diperoleh gagasan dan masukan untuk pendalaman dan perumusan opsi penyelesaian kasus-kasus agraria di NTT. (NS/ ENS) Kasus 4 : Terduga Pencuri Motor di Bekasi Tewas Dipukuli Warga (CNN Indonesia | Selasa, 10/12/2019)11 Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang pria yang diduga hendak mencuri motor di Desa Bojongsa-ri, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat tewas dihakimi massa, Senin (9/12). 11. Diunduh dari laman https://www.cnnindonesia.com/nasional/20191210142304-12-455692/terduga-pencuri-motor-di-bekasi-tewas-dipukuli-warga, 27 April 2021. 38 Pelatihan Hak atas Kebebasan Berpendapat dan Berekspresi “Ekspresi Seni”

اختر الفقرة المستهدفة3