Pendahuluan Pekerja seni dan budaya merupakan salah satu kelompok masyarakat yang sangat terkait dengan kebebasan berpendapat dan berekspresi. Dalam setiap aktivitasnya pekerja seni dan budaya merupakan pihak yang selalu mengimplementasikan hak tersebut bahkan terkadang yang paling mampu merasakan bahwa kebebasan berpendapat dan berekspresinya terlanggar. Selain itu pelatihan HAM kepada para pekerja seni dan budaya dengan metode daring tentu akan sangat membantu kerja-kerja diseminasi HAM kepada publik. Pada masa pandemi ini, orang lebih banyak berkarya dan mempublikasikan secara online. Komnas HAM memandang penting untuk memajukan kebebasan ekspresi seni di masa pandemi dilaksanakan. Terkait hal-hal tersebut di atas, Bagian Dukungan Pendidikan dan Penyuluhan akan menyelenggarakan Pelatihan Dasar HAM Daring dengan Tema Kebebasan Berpendapat dan Berekspresi. Pelatihan HAM daring ini dilaksanakan untuk menjawab tantangan bagaimana pendidikan HAM tetap dilakukan meski dalam kondisi krisis. Seperti kita ketahui bersama bahwa saat ini dunia sedang dilanda krisis kesehatan karena pandemi Covid-19. Pendidikan HAM juga memiliki sifat dinamis dan mengalami perkembangan untuk menjawab berbagai tantangan zaman. Kemajuan teknologi menjadi salah satu hal yang mempengaruhi bagaimana pendidikan HAM dilakukan. Komnas HAM selaku lembaga negara yang mempunyai fungsi melakukan pendidikan HAM pun terus berupaya menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dan menjadikan pendidikan HAM menjadi lebih populer. Maka dengan maksud tersebut penting untuk menyusun Modul Pelatihan HAM online—daring (dalam jaringan) dengan Tema Kebebasan Berekspresi dan Berpendapat sebagai panduan dalam pelaksanaannya. Modul pelatihan HAM ini tentu juga akan memasukkan mengenai penggunaan teknologi dan media-media daring seperti media sosial, zoom, google class-room, mentimeter, dan lain-lain. TUJUAN PENULISAN MODUL Penulisan modul pelatihan daring ini dilakukan bertujuan sebagai bahan rujukan dan panduan bagi para fasilitator serta pengelola pelatihan agar mampu mengelola proses pembelajaran dengan pendekatan partisipatif dengan tema Kebebasan Berekspresi dan Berpendapat, meskipun menggunakan media daring. viii Pelatihan Hak atas Kebebasan Berpendapat dan Berekspresi “Ekspresi Seni”

اختر الفقرة المستهدفة3