Sumber: World Bank (2020)
Angka kematian ibu hamil (maternal mortality ratio) Indonesia menunjukkan adanya
penurunan dari 2000 hingga 2017, walaupun penurunan tersebut tidak terjadi secara
signifikan. Dalam kurun waktu 17 tahun, angka kematian ibu hamil hanya menurun sebesar
105 per 100.000 kelahiran hidup (KH). Bila dibandingkan dengan negara-negara Asia
Tenggara lainnya seperti Vietnam (43 per 100.000 KH), Thailand (37 per 100.000 KH), dan
Malaysia (29 per 100.000 KH)89, angka kematian ibu hamil di Indonesia, masih sangat tinggi.
Angka kekerasan seksual di Indonesia yang masih tinggi90 menandakan pentingnya akses
korban kekerasan seksual untuk mendapatkan pemulihan. Layanan aborsi sebagai salah
satu langkah pemenuhan pemulihan hak korban yang mengalami kehamilan akibat
perkosaan masih sangat sulit diakses di Indonesia. Menurut Komnas Perempuan, layanan
aborsi anak belum bisa terlaksana karena belum adanya tenaga atau sumber daya manusia
yang melayani.91 Data Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), sekitar 43,7%
dari data konseling yang masuk pada 2016 telah mengupayakan penghentian kehamilan
dengan cara yang berisiko, seperti meminum obat-obatan atau jamu (39,1%), tindakan dari
staf medis (3,1%), datang ke dukun pijat (0,2%), dan tindakan lain, seperti meloncat-loncat
dan minuman alkohol (1,4%).92
Kesehatan Seksual dan Reproduksi
Akses kesehatan seksual dan reproduksi adalah hak semua orang, namun bagi perempuan
yang belum menikah akses atas pelayanan kesehatan reproduksi sulit didapatkan. Sebagai
contoh untuk dapat menggunakan fasilitas pembiayaan BPJS Kesehatan dalam
89
World Bank, “Maternal mortality ratio” (2020) <https://data.worldbank.org/indicator/SH.STA.MMRT>
diakses 27 Oktober 2020.
90
Catatan Tahunan Komnas Perempuan (2020) jumlah kasus perkosaan di Indonesia pada tahun 2019
sebanyak 715 kasus.
91
Komnas Perempuan, “Hak Atas Kesehatan Kelompok Perempuan,” dipaparkan pada acara “FGD Komnas
HAM tanggal 11 Agustus 2020” (2020).
92
Aditya Widya Putri, “Sangat Penting Mendapatkan Layanan Aborsi Aman” (Tirto, 2019)
<https://tirto.id/sangat-penting-mendapatkan-layanan-aborsi-aman-dhMT> diakses 29 September 2020.
38