„ PEMENUHAN HAK KELOMPOK MINORITAS DAN RENTAN DI INDONESIA masukan melalui Kementerian Luar Negeri RI untuk penyusunan laporan pemenuhan ƉĞŵĞƌŝŶƚĂŚ/ŶĚŽŶĞƐŝĂĚŝ<ŽŶǀĞŶƐŝŶƟͲŝƐŬƌŝŵŝŶĂƐŝZĂƐŝĂů;ZͿ͘<ŽŵŶĂƐ,D ũƵŐĂĂŬƟĨĚĂůĂŵƉĞŶLJƵƐƵŶĂŶŝŶĚŝŬĂƚŽƌ^ƵƐƚĂŝŶĂďůĞĞǀĞůŽƉŵĞŶƚ'ŽĂůƐyang dilakukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Untuk pengembangan kapasitas staf, Komnas HAM bekerja sama dengan OHCHR, di Jenewa dan melakukan pertukaran staf antara Komnas HAM dengan EĂƟŽŶĂů ,ƵŵĂŶZŝŐŚƚƐŽŵŵŝƐƐŝŽŶŽĨ<ŽƌĞĂ (NHRCK). Pertukaran staf ini merupakan salah satu implementasi dari nota kesepahaman tersebut. Selain itu dengan APF, Komnas ,D ŵĞŶLJĞůĞŶŐŐĂƌĂŬĂŶ ƉĞůĂƟŚĂŶ ƉĞŵĂŶƚĂƵĂŶ ĚĞƚĞŶƐŝ ŝŵŝŐƌĂƐŝ͕ ĚĂŶ ĚĞŶŐĂŶ W,:  ;WƌŽǀĞĚŽƌŝĂ ĚŽƐ ƌĞŝƚŽƐ ,ƵŵĂŶŽƐ Ğ :ƵƐƟĐĂͿ <ŽŵŶĂƐ ,D ũƵŐĂ ŵĞŶũĂĚŝ ƉĞŶLJĞůĞŶŐŐĂƌĂŶƉĞůĂƟŚĂŶŝŶǀĞƐƟŐĂƐŝ͕ŵĞĚŝĂƐŝ͕ƐĞƌƚĂůĞŐĂůĚƌĂŌŝŶŐdan good governance. WĞůĂƟŚĂŶ ƚĞƌƐĞďƵƚ ŵĞƌƵƉĂŬĂŶ ŝŵƉůĞŵĞŶƚĂƐŝ ĚĂƌŝ WĞƌũĂŶũŝĂŶ <ĞƌũĂ ^ĂŵĂ ĂŶƚĂƌĂ Komnas HAM dengan lembaga-lembaga tersebut. Sepanjang 2016, Komnas HAM secara terus-menerus melakukan pembahasan dan kerja kelembagaan dalam rangka pembentukan Sekretariat Permanen dan penyusunan rancangan Rencana Strategis 2017-2022 SEANF. ^ƉĞĐŝĂůDĞĞƟŶŐ^E&Ěŝ:ĂŬĂƌƚĂ͕ϮϯͲϮϱŐƵƐƚƵƐϮϬϭϳ 36 Laporan Tahunan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (KOMNAS HAM) 2016

اختر الفقرة المستهدفة3