MANUAL PELATIHAN HAM KORPS BRIGADE MOBIL (BRIMOB) KOMISI NASIONAL HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA 2018 d. Harapan, kekhawatiran dan tawaran Dengan mengumpulkan harapan, kekhawatiran dan tawaran, para peserta pelatihan akan dapat mengetahui apa yang menjadi target pencapaian mereka di dalam pelatihan, dan bagaimana agar mereka dapat mengatasi apa yang menjadi kekhawatirannya. 1) Fasilitator menjelaskan proses mengenai harapan, kekhawatiran dan tawaran 2) Fasilitator membagikan 3 potongan kertas yang memiliki warna berbeda 3) Peserta menuliskan harapan, kekhawatiran dan tawaran 4) Peserta menempelkan 3 potongan kertas tersebut lalu ditempel pada papan flip chart 5) Fasilitator menjelaskan apa saja yang telah ditulis oleh peserta e. Pre test Pre test adalah tes awal yang dilakukan sebelum dilaksanakan pelatihan. Tujuan dari pre test ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan peserta mengenai HAM. Pre test ini dapat dijadikan acuan bagi fasilitator untuk menentukan apa saja yang akan dibahas dalam pelatihan. 1) Fasilitator menjelaskan mengenai pre test 2) Fasilitator membagikan lembaran soal pre test. 3) Peserta mengerjakan beberapa soal pre test,sesuai dengan pengetahuan masing – masing peserta 4) Peserta mengumpulkan lembaran pre test 5) Fasilitator dengan dibantu oleh panita lainnya merekap jawaban yang telah ditulis oleh peserta 6) Fasilitator memetakan materi – materi apa saja yang dikuasai atau tidak dikuasai oleh sebagian besar peserta. 6. Bahan Referensi Secara sederhana referensi dimaknai sebagai informasi, terutama yang mutakhir, yang digunakan sebagai landasan untuk bertolak lebih maju. Untuk itu, kita memerlukan referensi yang dapat memperkaya wawasan kita, diantaranya : a. Buku Panduan Tentang Hak Asasi Manusia untuk anggota Polri, IOM & Polri, 2006 b. Pendidikan Hak Asasi Manusia, Panduan Fasilitator Penegak Hukum, Komnas HAM dan CIDA, 2003 c. Buku Saku Polisi untuk Brimob d. Kurikulum pelatihan 7. Lembar Rujukan Lembar pretest 24

اختر الفقرة المستهدفة3