xii Konfl ik Agrar i a Ma sya r akat H ukum A dat Ata s W i layahnya di K awa s a n Hu ta n anggota komunitas MHA di seluruh lapisan sosialnya, terutama pada kelompok sosial paling lemah di komunitas dan masyarakat adat. Dengan tujuan semacam ini, maka MHA ke depan harus dapat hidup dan diperlakukan sebagai warga Negara yang sah dan setara seperti warga negara Indonesia lainnya. Tak ada gading yang tak retak. Proses teknis penulisan kajian kompilasi buku ini tidaklah seragam, baik ketersedian waktu, data, penulisan maupun kemampuan pengelolaan data lapang hingga menjadi sebuah laporan kajian dalam buku ini. Karena itu mohon dapat dimafhumkan atas ketidakseragaman “bentuk dan kualitas” dari setiap tulisan. Namun, semua tulisan dalam buku ini adalah betul-betul hasil dari para peneliti lokal/ tempatan yang memang benar-benar tahu dan memahami bahkan sebagian adalah pelaku/korban dari konflik. Semoga semua kekurangan tersebut tidak mengurangi semangat mengambil “pelajaran penting” untuk berbuat nyata bersama-sama memperjuangan hak dasar MHA yang masih terus diabaikan hingga kini. Ucapan terima kasih terutama kami sampaikan kepada seluruh penulis dalam buku ini yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu dan telah tertera di setiap kompilasi buku. Kepada para tutor/mentor yang bekerja keras mendampingi proses penulisan para peneliti, terutama Noer Fauzi Rachman, Dyah Larasati, Ana Mariana, Yesua Y.D.K Pellokila, Siti Maimunah, Muntaza Erwas, Winna Khairina, Saurlin Siagian, Nani Saptariyani, Nurhaya J.Panga, Erasmus Cahyadi, Nia Ramdhaniaty, yang bersama-sama kami memastikan apapun keadaannya hasil kajian harus tetap jadi laporan dalam buku ini. Dan terutama terima kasih sebesar-besarnya untuk Editor Mas Slamat dan lay outer Mas Janu, yang telah bekerja keras menjadikan buku ini lebih tertib bahasa dan nyaman dibaca. Dan tentu saja, ucapan terima kasih sedalam-dalamnya bagi semua lembaga pendukung Inkuiri Nasional yang telah membantu penyelesaian kompilasi buku ini, terutama untuk Komnas HAM dan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN). Terkhusus terima kasih sedalam-dalamnya untuk tim kecil penyelesai akhir seluruh laporan Inkuiri Nasional: Mbak Sandra, Mbak Atika, Mas Andi, Mbak Mai, Adi Bahri, yang selalu siap sedia dan tetap semangat menuntaskan tugas berat nan mulia ini. Terkahir, kepada seluruh pegiat Sajogyo Institute baik yang terlibat langsung maupun tidak dalam seluruh proses penuntasan buku ini, terima kasih dan salam hangat selalu. Bogor, Februari, 2016 Eko Cahyono (Direktur Eksekutif Sajogyo Institute)

Выберите целевой абзац3