BAB IV D I N A M I K A L I N G K U N G A N S T R AT E G I S Apalagi, ada pendapat yang mengatakan bahwa Asia Pasifik adalah mencakup Asia Timur dan Asia Tenggara sekaligus sehingga meliputi 50 persen lautan yang ada di permukaan bumi ini.11) Oleh karena itu, tidak boleh diabaikan juga bahwa kawasan ini memiliki potensi persenjataan nuklir yang besar, yang dengan demikian pantas untuk mengajukan pertanyaan: apakah Abad Pasifik merupakan abad pertumbuhan ekonomi dan nuklir dunia sekaligus? Atau, kontestasi ekonomi antarnegara meningkat, dan sebaliknya kontestasi persenjataan akan menurun. Meski pun demikian, Ruth Leger Sivard berpandangan, dan hal ini perlu untuk dipertimbangkan, yakni sebagai berikut: “...dalam dunia saat ini yang terikat erat satu sama lain dan saling mempengaruhi, hanya perkembangan hubungan positif antara negara dan aktivitas internasional yang harmonis yang dapat menjamin keamanan bersama.” “Dewasa ini dunia mengarah pada pandangan global, yang tidak lagi dipengaruhi oleh kekuatan militer, akan tetapi lebih mengarah pada kerjasama yang lebih bermanfaat bagi manusia.”12) Oleh karena itu, menurut Djelantik muncul gagasan blok perdagangan dan regionalisme baru yang berbeda dengan regionalisme yang lalu (Tabel 1), yang mustahil berkembang pada era Perang Dingin. Hal yang penting untuk dipertimbangkan, menurut Djelantik, “Apakah Regionalisme Baru akan menjadi lebih “outward looking” atau “inward looking”? Bagi Indonesia hal ini tentunya harus menjadi pertimbangan dikarenakan posisi geopolitik Indonesia yang sangat strategis, karena keniscayaan letak geografisnya, baik di dalam kawasan Asia Tenggara maupun terhadap kawasan Asia Pasifik, dan Asia Selatan, serta Australia. 11) Robert D. Kaplan: “... membagi wilayah Asia Timur (atau Pasifik Barat) ini menjadi 2 bagian besar: bagian pertama adalah Asia Timur Laut (Northeast Asia); dan bagian kedua adalah Asia Tenggara (Southeast Asia). Choiruzzad, ASEAN Di Persimpangan Sejarah. Jakarta: Yayasan Pusaka Obor Indonesia, 2015. Halaman 2. 12) Djelantik, 2015:29. 70 Pancasila, Hak Asasi Manusia dan Ketahanan Nasional

Выберите целевой абзац3