BAB IV D I N A M I K A L I N G K U N G A N S T R AT E G I S paham kebangsaan itu tidak dapat hidup dan berkembang. Lalu, apakah yang dimaksudkan dengan internasionalisme, kosmopolitanisme dan globalisme itu? Gambar 1: Interaksi atau Kontestasi Dunia Dewasa ini 1) Internasionalisme “Keyakinan bahwa aktivitas politik harus mendefinisikan tujuantujuannya bukan dalam sudut pandang konstitusi, sejarah atau batasan-batasan geografis dari setiap bangsa, tetapi dalam sudut pandang kondisi manusia yang universal.”2 2) Kosmopolitanisme “Kepercayaan terhadap cita-cita Stoic kuno tentang ‘kosmopolis’, atau ‘negara dunia’, di mana seluruh umat manusia atau makhluk rasional menjadi bagiannya, dan di mana mereka harus berusaha untuk mewujudkannya dalam tindakan-tindakannya mereka, tanpa menghiraukan kondisi-kondisi lokal yang mungkin menghalangi. Cita-cita tersebut mendasari universalisme teokratik dari Augustine, dan konsepsi tentang ‘imperium dunia’ dari Dante.”3 2) Scruton, 2013:471 3) Scruton, 2013:200. 64 Pancasila, Hak Asasi Manusia dan Ketahanan Nasional

Выберите целевой абзац3