Bagian I Mengelola Pelatihan Partisipatif
Sebelum memulai teknik ini fasilitator telah menyiapkan gambar atau foto untuk dipilih
oleh peserta. Sebaiknya gambar atau foto ditampilkan pada proyektor (LCD) agar lebih
jelas.
10. Putar Film
Teknik putar film sebenarnya suatu teknik yang mengandung unsur hiburan sekaligus
pengetahuan bagi peserta. Tema film dapat dipilih sesuai dengan tema pelatihan yang
dilakukan. Teknik pemutaran film dapat digunakan sebagai bagian dari sub-modul
pelatihan atau merupakan modul tersendiri. Perlengkapan yang perlu disiapkan untuk
mendukung penggunaan teknik ini adalah proyektor (LCD) dan tata suara yang baik.
Awalilah teknik ini dengan menjelaskan mengenai film yang akan diputar. Sedikit resensi
film akan lebih baik sebagai pengetahuan awal bagi para peserta. Setelah pemutaran
film, fasilitator dapat berdiskusi dengan para peserta dalam format 5W1H (what, when,
who, why, where, how).
11. Baris Maju Mundur
Permainan ini merupakan variasi dari permainan baris diam, yaitu peserta diminta
beraktivitas dalam bentuk barisan tanpa bersuara. Aktivitas tersebut dilakukan
berdasarkan informasi yang disampaikan oleh fasilitator. Untuk “baris maju mundur” ini,
fasilitator membagi peserta menjadi dua kelompok. Kelompok pertama akan berperan
sebagai masyarakat dan kelompok kedua sebagai pemilik kewenangan tertentu yang
bertugas sebagai pengamat.
Mintalah kepada para peserta yang berperan sebagai masyarakat umum untuk berbaris
sejajar di depan. Kemudian berikanlah para peserta identitas dan peran sosial mereka
di masyarakat melalui secarik kertas yang tidak boleh diketahui oleh peserta lainnya.
Berikut ini beberapa contoh dari identitas dan peran sosial:
l
Laki-laki, tinggal di kota, PNS, lulus pendidikan tinggi;
l
Perempuan, korban pemerkosaan, tinggal di desa, wilayah konflik, guru sekolah
dasar;
Mintalah kepada para peserta untuk menghayati peran yang tertulis di kertas tersebut.
Kemudian mintalah kelompok peserta yang menjadi pengamat dan berperan sebagai
pihak yang berwenang untuk mengamati proses. Berikut ini beberapa contoh dari pihak
yang berwenang:
l
Gubernur
l
Penegak hukum
Setelah seluruh peserta memiliki identitas dan peran sosial, fasilitator memulai proses
dengan membacakan pernyataan kepada para peserta yang berbaris sejajar. Bila
fasilitator menyatakan salah satu identitas sosial dan peran sosial untuk mundur atau
maju, para peserta harus mengikuti perintah tersebut. Setelah proses pembacaan
selesai, mintalah pendapat dari peserta yang berperan sebagai masyarakat mengenai
36
Manual Pelatihan Dasar HAM: PEGANGAN FASILITATOR