Temuan FAKTA-FAKTA di ­Malaysia, Cina, French I­ndo-China, Timor Leste, Filipina, dan Hong Kong 88. Ada s­ejumlah kasus, warga sipil dibunuh karena dicurigai ­menolong t­awanan, a­taupun sebagai tindakan antisipatif ­mengikuti rencana ­ mundurnya Jepang dan p ­ embebasan warga sipil di Cina, ­Indonesia, Timor Timur/Leste dan ­Filipina 89. Di F­ ilipina, tentara Jepang ­melakukan ­pembunuhan massal secara ­b­esar-­besaran ­terhadap warga sipil 90, ­dengan instruksi yang d ­ iterbitkan ­Gugus P ­ ertahanan AL Manila,berbunyi: “saat membunuh w ­ arga Filipina, kumpulkan m ­ ereka disuatu tempat jauh yang t­erasing untuk m ­ enghemat ­amunisi dan tenaga” 91.Instruksi lain tentang pembunuhan warga sipil dikeluarkan oleh Markas Besar wilayah Kiirun: “bagaimana pun cara menghabisinya orang per orang atau per ­kelompok, apapun caranya, di bom, asap beracun, ­diracuni, ditenggelamkan, dipenggal, mayatnya harus dibuang mengikuti ­situasi dan kondisi. Yang harus d ­ iingat, t­ujuannya adalah memastikan agar tidak ada seorang pun yang selamat, melenyapkan mereka semua, tanpa meninggalkan jejak­­apapun” 92. Di HongKong, tentara Jepang “merangsek R ­ umah Sakit Militer di Kolese St. Stephens lalu membayonet orang-orang yang sakit atau terluka di tempat tidur mereka,... dan menghabisi semua ­perawat yang tengah bertugas saat itu” 93. Semua itu adalah c­ ontoh pola pembunuhan dan penyiksaan yang sangat sering menimpa warga sipil di wilayah-wilayah yang dikuasai Jepang. Ringkasan kronologi agresi Jepang di Asia-Pasifik adalah sebagai ­berikut. 2. Taiwan Jepang mengambil alih kekuasaan di Taiwan pada 1895, melalui­ p­erjanjian Shimonoseki, sebagai bagian dari paket kompensasi Cina setelah kalah dalam perang Sino-Japanese pada 1894. Sebagai koloni pertama Jepang, Taiwan dan seluruh warga negaranya dikendalikan Jepang. Taiwan menjadi koloni Jepang selama masa perang Asia-Pasifik hingga Jepang menyerah pada 1945. Jepang memerintah Taiwan melalui kantor Gubernur-Jenderal yang mengendalikan semua soal politik dan kebijakan, operasi m ­ iliter, serta kepentingan-kepentingan Jepang lainnya. Menurut saksi ahli, ­Gubernur-Jenderal melapor langsung kepada Kaisar HIROHITO s­ampai akhir masa perang Asia-Pasifik 94, dan dalam ­menjalankan tugasnya 53

Выберите целевой абзац3

Подключиться к абзацу
Connect to an entity
Disable highlights
Добавить в оглавление