Tabel 2. Kontribusi Sektor Formal dan Informal terhadap
GDP, Sektor Pertanian dan Sektor Non Pertanian
Juta Rupiah
Persentase
Sektor
Formal
Informal
Formal
Informal
DI Yogyakarta
Pertanian
0.70249
5,652,953
11.05
88.95
Non Pertanian
25,270,741
9,801,127
72.05
27.95
Pertanian
1,408,656
9,802,043
12.57
87.43
Non Pertanian
96,258,953
25,590,324
79.00
21.00
Banten
Sumber: Country Report, The Informal Sector and Informal Employment in Indonesia, BPS
2010.
Terkait dengan hal itu, Amartya Sen, Joseph Stiglitz, dan JeanPaul Fitoussi, dalam laporan yang bertajuk Report by the Commission
on the Measurement of Economic Performance and Social Progress (2009)
menekankan pentingnya keakuratan indikator untuk menghindari
terjadinya distorsi kebijakan dengan menyatakan
“What we measure affects what we do; and if our
measurements are flawed, decisions may be distorted……...”.
Laporan tersebut juga mempertanyakan keakuratan PDB atau
indikator agregat lainnya sebagai indikator kesejahteraan. Hal ini
termaktub dalam pernyataan berikut.
Kandungan Pokok MP3EI
43