SUMAT E R A
Oleh sebab itu, keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/PUU-X/2012
yang telah mengabulkan sebagian permohonan uji materi terhadap UU
No. 41 Tahun 1999 tentang kehutanan. Keputusan Mahkamah Konstitusi
menyatakan bahwa “hutan adat adalah hutan yang berada dalam wilayah
masyarakat hukum adat.” Keputusan tersebut memberikan kepastian
hak kepada masyarakat adat. Sehingga harapan perempuan-perempuan
Dusun Lame Banding Agung seperti Ibu Rahayu, Solehatun, Ibu Mulana
agar pemerintah menyelesaikan konflik antara TNBBS dengan
masyarakat Suku Semende Dusun Lame Banding Agung dan mengakui
keberadaan serta hak-hak masyarakat yang berkaitan dengan tanah
beserta sumber daya alam yang berada di tanah adat saat ini.
Mimpi Masa Depan Perempuan Dusun Lame
Banding Agung Semende
Perempuan-perempuan Semende saat ini mengaku sangat sengsara
setelah penggusuran pada tahun 2012. Setelah rumah mereka dibakar,
mereka harus hidup minimal di bawah terpal agar bisa bertahan hidup.
Keluarga terpisah, rumah tangga kocar-kacir, pekerjaan hilang dan
beralih bekerja serabutan. Kebun tidak lagi terurus dengan baik.
Terpaksa menjadi pengontrak rumah orang atau menumpang-numpang
di bawah agar anak-anak mereka bisa bersekolah.
Mimpi Rabiah Mulana mempertegas keinginan masyarakat, bahwa saat
mobil bisa masuk ke Semende, tentunya sudah ada jalan yang baik dan
bisa dilalui, ada layanan kesehatan, ada fasilitas sekolah sembilan
tahun, tersedia juga fasilitas listrik. Menurutnya yang terpenting,
diakuinya keberadaan masyarakat adat dan perempuan adat Dusun
Lame Banding Agung Semende atas kedaulatan adat dan wilayah
adatnya. Keluarga korban yang dikriminalisasi mengaku tetap
bersemangat berjuang dan sangat berharap ada penyelesaian terhadap
kasus hukum orang tua mereka.
Harapan perempuan atas tanahnya tidak bisa di tawar lagi. Rabiah
Mulana menyatakan :
Saya tetap berusaha mempertahankan tanah Dusun Lame
Banding Agung. Soalnya itu tanah leluhur kami.” (Rabiah Mulana,
45 tahun, Perempuan, Wawancara, Dusun Lame Banding Agung,
Semende, 24 Oktober 2014).
91