Persoalannya, kendati petisi dan karnaval budaya menjadi upaya advokasi percepatan pengesahan RUU Disabilitas yang paling banyak mendapatkan sorotan media, namun peran Komnas HAM tidak tergolong dominan terkait kedua isu tersebut (menurut pandangan media). Terkait pemberitaan tentang penandatangan petisi, hanya 13% saja yang memberikan tone positif kepada Komnas HAM.Sementara pemberitaan karnaval budaya, hanya 40% saja yang memberikan tone positif terkait peran Komnas HAM. a. Petisi Pemberitaan terkait isu ini lebih banyak merekam peran PSHK yang diwakili oleh Fajri Nursyamsi sebagai inisiator kegiatan.Nama Komnas HAM tidak banyak terekam oleh media dan hanya sekedar menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan.Tidak banyak figur Komnas HAM yang terekam media memberikan pernyataan. Sehingga Komnas HAM, menurut pandangan media, tidak memiliki peran yang signifikan pada aktivitas advokasi ini. Atau dengan kata lain terdapat ‘ruang kosong’ yang cukup besar (87%) yang seharusnya dapat dioptimalkan oleh Komnas HAM. Berikut adalah komposisi dari tone pemberitaan bagi Komnas HAM terkait isu ini. 64 64 REKAM JEJAK KONTRIBUSI KOMNAS HAM DALAM PEMBENTUKAN UNDANG-UNDANG NO.8 TA H U N 2 0 1 6 T E N TA N G P E N YA N D A N G D I S A B I L I TA S

Select target paragraph3