BUKU SAKU HAM KORPS BRIMOB POLRI
karena kebutuhan masyarakat” saat ini polri berusaha
mendekatkan diri kepada masyarakat dan menggali
segala potensi yang ada di masyarakat, untuk
mendeteksi dan mencegah sedini mungkin kejahatan
yang ada di masyarakat serta menyelesaikan
kejahatan hingga keakar-akarnya dengan semangat
PROMOTER.
Namun demikian, disisilain kita menyadari
bahwa, saat ini kepercayaan masyarakat pada sosok
keberadaan anggota Polri pada masa lampau, yang
cenderung menonjolkan kekerasan dan kekuasaan,
dari pada tindakan kepolisian yang berlandaskan
aturan hukum dan menghargai Hak Asasi Manusia.
Memahami hal tersebut diatas, Polri berusaha
keras memperbaiki diri. Mengambil langkah-langkah
Polri yanng bermoral, profesional, moderen, mandiri
dan terpercaya, dengan melakukan pembenahan
berkelanjutan pada tataran struktural, instrumental
dan kultural. Pada reformasi tataran kultural, Polri
telah melakukan pembenahan manajemen sumber
daya manusia, khususnya pada aspek sikap dan
prilaku anggota Polri, baik dilingkungan kerja
maupun dilingkungan sosial lainnya, yang mana hal
ini antara lain diwujutkan dalam bentuk pembuatan
internalisasi dan penegakan HAM.
Menyadari tentang pentingnya HAM bagi
seorang anggota Polri, saya menyambut baik atas
viii