PENGADILAN RNASIONAL PERANG INTE UAN N TA KEJAHA REMP TERHADAP PE SEMBER 2001 DE 4 N SA TU KEPU Judgement mendokumentasi kekejaman yang dilakukan para perwira: Seorang perempuan muda berusia sekitar 24 tahun ditangkap ketika sedang bersembunyi di rerumputan. Seorang Perwira Kepala patroli melucuti baju perempuan itu sementara dipegangi oleh dua orang tentara. Lalu Perwira itu membawanya ke gubuk kecil dari nipah yang tidak bertembok, dan dengan pedangnya ia menyayat payudara dan rahim perempuan itu. Sejumlah tentara memegangi perempuan tersebut kuat-kuat. Semula masih terdengar perempuan itu menjeritjerit sampai akhirnya tidak bergerak dan bersuara lagi. Tentara Jepang kemudian membakar gubuk nipah itu 390. Perawat-perawat yang bertugas juga tidak luput dari kekerasan seksual. Laporan IMTFE menyatakan bahwa selama pembantaian massal di Hong Kong pada 1941, “tentara Jepang menyerbu masuk Rumah Sakit Militer di St.Stephen’s College membayonet semua pasien di tempat tidur mereka, dan memerkosa lalu membunuh perawatnya..” 391 Judgement/Putusan juga menyebutkan bahwa tentara Jepang melakukan penyiksaan seksual terhadap laki-laki maupun perempuan: Penyiksaan dengan membakar dipraktikkan dimana-mana. Pada umumnya dilakukan dengan menyulut tubuh korban dengan rokok yang menyala, tetapi dalam beberapa kasus juga memakai lilin yang menyala, besi panas, minyak atau air mendidih. Dalam sejumlah kasus, pembakaran dilakukan terhadap bagian tubuh yang sensitif, misalnya lubang hidung, telinga,dada, organ seksual dan payudara untuk perempuan. 392 Pengadilan juga menemukan bahwa menyetrum organ seksual dengan listrik sering dipakai sebagai metode penyiksaan : Bagian tubuh korban disetrum dengan aliran listrik, umumnya pada bagian yang cukup sensitif seperti hidung, telinga, organ seksual, atau payudara 393 Kekesaran seksual yang biasanya dilakukan terhadap laki-laki adalah mutilasi seksual, menurut IMTFE. “Di Manila, seorang saksi mata menceritakan anak laki-laki pelayan rumahnya diikat pada sebuah pilar. Tentara Jepang memotong alat kelaminnya lalu menjejalkan potongan penis itu ke dalam mulutnya.”394 208

Select target paragraph3

Connect to a paragraph
Connect to an entity
Disable highlights
Add to table of contents