Temuan
FAKTA-FAKTA
Menurut Belen Alonso Sagum,semula ia tidak menceritakan masa lalunya
kepada suaminya. Tetapi, ketika suaminya tahu, ia berubah menjadi
pemabuk dan kerap melakukan kekerasan verbal merendahkan istrinya,
mengatakan, “Lebih baik punya anjing bekas daripada manusia bekas.”
Lu Mang-Mei bersaksi bahwa suaminya mulai berselingkuh setelah
mengetahui masa lalunya. nona X bersaksi, kendati suaminya menerima
kenyataan bahwa ia sudah tidak perawan, ia tidak pernah menceritakan
sebabnya. Ia bersaksi bahwa mereka hidup bahagia bersama dua anak
perempuan angkatnya, dan suaminya mengajarinya membaca, tapi
ketidakmampuannya menikmati hubungan seksual akhirnya membuat
suaminya menemukan perempuan lain dan meninggalkan k eluarganya.
Perkawinan pertama Kim Bok-Dong berakhir dengan perpisahan
ketika suaminya berselingkuh sebagai reaksi atas ketidakmampuannya
memberikan keturunan.
Sejumlah saksi menolak menikah akibat trauma yang mereka alami.
Tomasa Dioso Salinog bersaksi ia tidak pernah mau menikah karena takut
suaminya akan menyiksa dirinya. Ia mengatakan, “Saya takut semuanya
akan terjadi lagi. Jika saya menikah, lalu suami saya menyakiti diri
saya, apakah yang akan saya lakukan?” Tarcila Mangulabnan S ampang
mengatakan, “Saya tidak menikah karena diperkosa orang Jepang.”
Song Shin-Do, yang membenci perkawinan dan ditipu agar mau
menjadi “comfort woman” dengan janji dapat menghidupi dirinya tanpa
harus menikah, menjalin hubungan platonik dengan laki-laki yang
menolongnya setelah perang usai, dan ia hidup bersama sampai lakilaki tersebut meninggal.
Banyak perempuan yang menikah karena terpaksa. Kim Bok-Dong
menikah demi memenuhi keinginan ibunya. Teng Kao Pao-Chu m
enikah
ingin memperoleh keamanan, setelah menjalani kehidupan yang sulit
bertahun-tahun bekerja di klub malam. Teng-Kao Pao-Chu bersaksi, saat
menikah, ia merasa tidak bahagia. Hidupnya keras, membesarkan 9 anak
suaminya, memasak untuknya, dan mengelola bisnisnya.
Saksi memberikan kesaksian berulangkali tentang pengalaman ditolak
dan dipandang rendah oleh masyarakat. Disejumlah negara para
perempuan itu memang merasakan pengucilan dari masyarkat, sebagai
wujud perpaduan antara ideologi kesucian dan kecaman amoral bagi
153
Select target paragraph3
Connect to a paragraph
Connect to an entity
Disable highlights
Add to table of contents