Menggugat Negara Indonesia Atas Pengabaian Hak-Hak Asasi Manusia
(Pembiaran) Jugun Ianfu Sebagai Budak Seks Militer dan Sipil Jepang 1942-1945
Senator Lane Evans dalam pembukaan kongres 266
mendesak Pemerintah Jepang untuk meminta maaf secara
formal kepada Jugun Ianfu.
|
5 November
2003
Komisi VII DPR RI berjanji dalam jangka waktu 15 hari
akan memberitakan tuntutan para korban Jugun Ianfu
dan Romusa ke Departemen Sosial karena masalah ini
adalah tanggungjawab pemerintah cq. Departemen Sosial.
Dan ternyata setelah menunggu selama 15 hari tidak ada
tanggapan/respon dari DPR maupun dari Departemen
Sosial.
17 Agustus
2003
Film dokudrama Memoar Mardiyem, Jugun Ianfu asal
Yogyakarta produksi RCTI
26 Januari
2004
Jugun Ianfu dan Romusa kembali mendatangi Komisi VII
DPR yang didampingi oleh Yusuf Mudanto (para legal LBH
Yogyakarta), Ines Thioren (LBH Jakarta) sekaligus mewakili
Syamsul Bahri (YLBHI).
18 Februari
2004
Diadakan Rapat Kerja di Ruang Rapat Komisi VII DPR
RI, antara Komisi VII DPR RI dengan Menteri Negara
Pemberdayaan Perempuan (Meneg PP). Agenda rapat itu
sendiri menyangkut banyak hal dan masalah Jugun Ianfu
akan dimasukkan menjadi salah satu agenda dalam hasil
Raker tersebut.
Juli 2004
Pengadilan Tinggi Amerika Serikat memerintahkan untuk
mengangkat masalah Jugun Ianfu Hwang VS. Japan.
Petisi yang dibuat dikosongkan dan dikirim kembali untuk
dipertimbangkan lebih lanjut dengan mencari penyelesaian
dari Republik Austria v. Altmann.
32