menyusun buku tersebut, Kantor Komisi Tinggi PBB membutuhkan waktu lebih dari 7 tahun yang disusun oleh para pakar HAM internasional. Kemunculan Human Rights Indicators: a guide to measurements and imple­ mentation tidak mengecilkan upaya yang dilakukan oleh Komnas HAM dalam menerbitkan buku ini. Komnas HAM justru terdorong untuk mewujudkan buku ini sebagai sarana berbagi pengalaman Komnas HAM. Sebagai sebuah lembaga negara, pengalaman mengembangkan indikator HAM merupakan sebuah rujukan yang layak untuk dibaca. Sejatinya buku ini akan melengkapi upaya yang sudah dilakukan oleh PBB dalam mengembangkan indikator HAM. Khusus konteks lokal, pengalaman Indonesia, buku ini dapat memiliki nilai yang patut diperhatikan. Semoga tujuan buku ini tercapai dan memperkaya referensi khususnya terkait indikator HAM di Indonesia. Tim Penyusun SEBUAH PENGALAMAN KOMNAS HAM | v

اختر الفقرة المستهدفة3