angka. Hal menarik dari analisis situasi HAM
adalah melihat bagaimana kebijakan dibuat
dan data atau informasi yang berada di balik
dikeluarkannya kebijakan tersebut. Dalam
banyak kasus, penghentian suatu kebijakan
secara mendadak dapat dianalisis lebih jauh
apakah memang relevan dengan fakta yang
terjadi atau hanya sekedar membelokkan isu.
Seorang pemantau atau analis situasi
HAM juga perlu menyadari bahwa tidak
adanya data tentang suatu fenomena yang
diketahui secara umum dapat menjadi
petunjuk tentang adanya penyangkalan,
penyembunyian dan pembungkaman suatu
situasi. Sebagai contoh, Setelah bencana
reaktor Chernobyl di Uni Soviet, banyak
laporan informal mengungkapkan bahwa
para dokter diperintahkan untuk tidak
mendiagnosa penyakit-penyakit apa pun
yang berkaitan dengan radiasi, termasuk
34 | MENGEMBANGKAN INDIKATOR HAK ASASI MANUSIA
kanker, leukimia, dan anemia. Ketika data
seharusnya menggambarkan peningkatan
kasus-kasus tersebut, maka pembungkaman
ini akan menyebabkan penurunan yang jelas
dan mencurigakan.
Data yang terlalu dekat dengan target
keberhasilan juga patut dipertanyakan.
Seorang pemantau atau analis situasi HAM
akan memahami bahwa semua data kasar
memiliki variasi dan fluktuasi yang bersifat
acak. Ketika data series menjadi sangat
beraturan, yang menunjukkan perbaikan
setelah jangka waktu tertentu atau semakin
mendekati level yang ditargetkan, maka
terdapat alasan kuat untuk mencurigai bahwa
data yang ada tersebut tengah menyelubungi
realitas. Sama halnya, perhatian juga
perlu ditunjukkan pada lompatan data
atau informasi yang bersifat tiba-tiba pada
kategori-kategori data tersebut.