MANUAL PELATIHAN HAM KORPS BRIGADE MOBIL (BRIMOB) KOMISI NASIONAL HAK ASASI MANUSIA
REPUBLIK INDONESIA 2018
MODUL 2
SEJARAH DAN PRINSIP-PRINSIP HAM
SESI 1
PENGERTIAN, SEJARAH, DINAMIKA DAN PRINSIP-PRINSIP HAM
A. Pengantar Materi
Sesi ini terbagi dalam tiga tahapan sebagai satu rangkaian yang diawali dengan
mengidentifikasi pemahaman peserta tentang pengertian HAM melalui penggalian
pengalaman dan mengajak peserta mem-parafrase pengertian HAM dalam bahasa peserta
sendiri. Dilanjutkan dengan pemahaman bahwa HAM bukanlah sesuatu yang stagnan namun
bersifat dinamis sejalan dengan perkembangan manusia, kebutuhan dan kebudayaan
peradabannya. Pada tahap terakhir dari sesi ini, peserta akan memahami prinsip-prinsip
HAM dan mengkaitkannya dengan pemolisian.
1.
Pengertian HAM
Pengertian dan pemahaman mengenai hak asasi manusia memang sangatlah luas,
terbuka, dan akan terus berkembang sesuai dengan dinamika zaman. Konsepsi
mengenai hak asasi manusia pun tidak akan bisa terdefinisikan secara mutlak, bahkan
siapa pun dapat mendefinisikan, mengartikan, dan memahami hak asasi manusia
dengan penafsirannya masing-masing. Secara umum, definisi HAM adalah sebagai
hak-hak yang bersifat kodrati dan universal. Keberadaan hak-hak ini melekat dengan
sendirinya pada diri manusia tanpa ada kekuasaan apapun di dunia ini yang mampu
dan bisa merampas atau mencabutnya. Menurut Pasal 1 UU No. 39 Tahun 1999, HAM
adalah seperangkat hak yang melekat pada hakekat dan keberadaan manusia sebagai
mahluk Tuhan YME dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi
dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan
serta perlindungan harkat dan martabat manusia.
Dalam tahap pertama, peserta pelatihan akan membahas peristiwa keseharian dan
hubungannya dengan berbagai nilai hak asasi manusia. Peristiwa keseharian tersebut,
dapat diketahui melalui peristiwa yang dialami langsung oleh peserta maupun yang
diketahui oleh peserta. Diharapkan dari identifikasi peristiwa keseharian ini peserta
dapat menggali kepekaan individu terutama sebagai anggota Kepolisian dalam
mengidentifikasi berbagai hak dan persoalan HAM di masyarakat. Tahap ini juga akan
membahas peristiwa-peristiwa hak asasi manusia apa saja yang terjadi baik ditingkat
lokal, nasional, dan internasional serta membedakan hak dan kebutuhan. Pada akhir
tahap pertama ini diharapkan peserta dapat merumuskan definisi hak asasi manusia
menurut pemahaman peserta.
2.
Sejarah dan Dinamika HAM
Dalam sesi ini peserta akan dikenalkan pada proses (tahapan) pembentukan hak asasi
manusia, mulai dari sejarah penemuan, pengakuan, pengkodifikasian dan penegakkan
HAM. Peserta juga diharapkan mampu mengenali peristiwa terkini yang termasuk dalam
perkembangan HAM dan tren perkembangan HAM ke depan. Tahapan pembentukan
26