Temuan
FAKTA-FAKTA
4. Cina
Setelah menduduki Korea, pemerintah dan militer Jepang bersiap
mengerahkan dominasinya keseluruh wilayah Asia-Pasifik. Untuk
itu tentara dan Pemerintah Jepang mulai berupaya menguasai Cina
melalui Manchuria109. Jenderal Honjo memimpin Tentara Kwantung
Jepang, yang sudah ditempatkan di Manchuria s ebagaimana ketetapan
didalam Perjanjian Portsmouth [Portsmouth Treaty] 110. Pada periode
ini, ITAGAKI menjabat sebagai Kolonel Staf T
entara Kwantung. Ia
kemudian diangkat menjadi Wakil Kepala Staf Tentara Kwantung
pada tahun 1934111, dan kemudian menjabat sebagai Kepala Staf dari
tahun 1936 sampai 1937112. Pada 1941, ITAGAKI berperan sebagai duta
pribadi Jenderal Honjo ke Tokyo untuk menggalang dukungan atas
rencana menginvasi dan menguasai Manchuria113. Tentara Kwantung
mengawali p
enyerangannya ke sejumlah wilayah Provinsi Manchuria,
dan kemudian berhasil menduduki pada Desember 1931 dibawah
pimpinan Jenderal Honjo. Manchuria kemudian dideklarasikan sebagai
negara “independen” pada 18 Februari 1932114.
Sementara itu, pasukan Jepang dikirim ke Shanghai pada 24 Januari
1932. Pasukan bertahan disekitar pinggiran Shanghai dan menduduki
Stasiun Kereta Shanghai-Woosung. Dari situlah Jepang mulai m
enyerang
untuk menduduki Shanghai 115. Tentara Jepang bergerak di bawah
pimpinan MATSUI melakukan b
erbagai tindakan keji terhadap warga
Cina di Shanghai maupun sejumlah d
aerah utara-timur Cina Tengah.
Perang Shanghai berlangsung se
cara
sporadis selama lima
tahun,
menimbulkan berbagai tindak kejahatan berat seperti pembunuhan dan
perkosaan terhadap pendudukan setempat. Pada 12 November 1937,
seluruh Shanghai akhirnya bertekuk lutut kepada Pasukan Ekspedisi
Cina Pusat dibawah komando MATSUI 116, yang mulai memimpin pasukan
ini tiga bulan sebelumnya,sejak Agustus 1937 117. Tentara Jepang terus
melakukan perkosaan, pembunuhan, dan penjarahan selagi bergerak
menuju N
anking. Sebagai contoh, tentara Jepang menduduki Kota
Soochow pada akhir November 1937 dan membunuh sebagian b
esar
penduduk yang belum sempat melarikan diri sebelum tentara tiba. 118.
Pada 12 Desember 1937, pasukan MATSUI memasuki NANKING [ibukota
Cina saat itu] dan seperti ditemukan IMTFE, terjadilah “
sambung
menyambung tindakan keji luar biasa yang dilakukan tentara Jepang
55