10 HAK MASYARAKAT H UKUM A DAT ATA S W IL AYA HNYA DI K AWA S A N HU TA N C. Tahapan Pelaksanaan Inkuiri Nasional • Memilih Tema 16. Memilih tema merupakan pekerjaan penting yang akan berpengaruh pada sasaran dan tujuan yang ingin dicapai dalam Inkuiri Nasional. Tema harus mewakili sebuah persoalan dengan dimensi HAM yang kuat dan jelas serta adanya peluang pendidikan HAM. Perumusan tema dilakukan secara ketat berdasarkan latar belakang permasalahan yang bersifat sistematis dan kompleks. Rumusan latar belakang menjelaskan alasan mengapa Inkuiri Nasional adalah mekanisme yang paling tepat untuk menyelidiki permasalahan HAM tersebut. Harus dipastikan bahwa permasalahan tersebut memiliki dimensi pelanggaran HAM yang kuat dan jelas. Selain itu, pemilihan tema Inkuiri Nasional diharapkan dapat memberikan informasi baru bagi para pihak tentang persoalan yang selama ini tidak banyak disadari dan diketahui. 17. Komnas HAM memilih isu MHA di kawasan hutan karena adanya indikasi bahwa permasalahan ini dialami oleh banyak MHA yang tersebar di seluruh Indonesia (lihat peta Sebaran wilayah adat di kawasan hutan), keragaman tingkat kerumitan permasalahannya, dan adanya perkembangan hukum yang mengarah pada pemulihan kondisi hak asasi MHA tersebut. Inkuiri Nasional ini dilakukan dalam kondisi dimana telah terjadi perbaikan peraturan perundangundangan dan kelembagaan, namun pelanggaran HAM masih terus terjadi. Pelanggaran HAM dalam kasus yang diungkap dalam Inkuiri Nasional bersifat struktural, tersembunyi, terpendam, dan menyimpan peluang muncul berulang. • Merumuskan Latar Belakang 18. Permasalahan dan situasi dalam rumusan latar belakang menggambarkan situasi yang berhasil diidentifkasi menunjukkan bahwa permasalahan HAM yang bersifat sistematis dan kompleks. Harus dipastikan bahwa permasalahan tersebut memiliki dimensi HAM yang kuat dan jelas. Tim juga harus mampu memastikan bahwa ketika latar belakang ini diangkat maka akan mengandung peluang bagi pendidikan HAM. Rumusan latar belakang mengandung arti bahwa Inkuiri Nasional adalah mekanisme yang

اختر الفقرة المستهدفة3