Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
2014
Berikut adalah co
ontoh beberapa kasuss yang tela
ah diselesa
aikan melaalui kesepakatan
mediasii atau pelakksanaan rek
komendasi K
Komnas HA
AM :
1. Sen
ngketa kete
enagakerjaa
an antara 5 orang ma
antan pekerja dengan Manajeme
enPT.
MCII;
2. Sen
ngketa peme
enuhan hak
k atas keseh
hatan antarra pasien de
engan RSH
HJ;
3. Sen
ngketa tanah
h antara SL
LBN/A Band
dung denga
an PSBN Wy
yata Guna;
4. Sen
ngketa terka
ait pembon
ngkaran rum
mah antara Sdr. Umar Baskoro dengan Sd
dr. H.
Sole
eh;
5. Sen
ngketa laha
an antara warga De sa Kendalrejo denga
an Pemerinntah Kabup
paten
Tren
nggalek terkait pelebaran Jalan L
Lingkar Seg
gitiga Emas
s Durenan D
Desa Kendalrejo
Kab
bupaten Tre
enggalek, Prrovinsi Jawa
a Timur;
6. Sen
ngketa lahan
n antara wa
arga RT 11 , Kelurahan
n 8 Ulu, Ke
ecamatan S
SU1, Palemb
bang,
dengan Institut Agama Isla
am Negeri ((IAIN) Rade
en Fatah Pa
alembang; ddan
7. Sen
ngketa tana
ah adat anttara kelomp
pok masya
arakat adat Suku Danni dan kelompok
massyarakat adat Suku Mo
oni di Timika
a.
Terkait penyelesaian peristiw
wa pelangga
aran HAM yang
y
berat, baik yang terjadi seb
belum
maupun
n sesudah diundangkannya UU No. 26 ta
ahun 2000 tentang Peengadilan HAM,
belum m
mengalami perkemban
ngan di Keja
aksaan Agu
ung. Sampa
ai dengan aakhir tahun 2014,
2
setidakn
nya tujuh ha
asil penyelidikan Komn
nas HAM belum juga ditindaklanju
d
uti Jaksa Ag
gung,
yaitu :
1. Periistiwa 1965 s.d.1966;
2. Periistiwa Pene
embakan Misterius 198
82 s.d.1985;;
3. Periistiwa Talan
ng Sari di La
ampung 19 89;
4. Periistiwa Peng
ghilangan Orang Secarra Paksa Pe
eriode 1997
7 s.d.1998;
5. Periistiwa Kerussuhan Mei 1998;
1
6. Periistiwa Trisakti, Semang
ggi I dan Se
emanggi II; dan
7. Periistiwa Wasior dan Wam
mena 2003..
Komnass HAM me
enghargai adanya
a
upa
aya yang serius
s
dari Dewan Pe rwakilan Rakyat
R
untuk p
penyelesaia
an peristiwa
a penghilan
ngan orang
g secara pa
aksa dengaan mengirimkan
rekomendasi kepa
ada Preside
en untuk pe
embentukan Pengadilan HAM aad hoc Peristiwa
Penghilangan Orang Secara Paksa, aka
an tetapi sa
ampai deng
gan akhir 22014, belum
m ada
perkembangan me
engenai pe
embentukan
n Pengadilan HAM ad
a hoc meelalui Keputusan
Preside
en.
Selain ittu, pada saat ini, Komn
nas HAM ju
uga tengah melakukan penyelidikaan terhadap
p lima
peristiw
wa pelangga
aran HAM ya
ang berat d
di Aceh yaitu
u:
1.
26
Perristiwa Simp
pang KKA, Aceh
A
Utara
a 1999;
Laporan Tahunan Komnas HAM 2014