d. Dukungan Psikososial Bagi PDPD, 101 Termasuk bagi guru dan orang tua, 102 melalui
100F
101F
asesmen.
5.
Ketentuan Pembelajaran Tatap Muka 103. (Syarat dan Ketentuan Berlaku)
6.
Evaluasi dan Rekomendasi Penerapan BDR PDPD
102F
Berdasarkan instrumen tersebut, Tim Peneliti kemudian menghimpun informasi
dan data dari para informan dengan melakukan elaborasi pada Diskusi Kelompok Terfokus,
yang diselenggarakan pada 31 Maret 2021. Data dan informasi yang didapat kemudian
dianalisis dengan menggunakan tema-tema (nodes) berdasarkan instrumen penelitian.
1. Maksud dan Tujuan Belajar Dari Rumah (BDR)
a. Dukungan Psikososial Selama Pandemi Covid-19
Dukungan psikososial menjadi salah satu hal yang penting diperhatikan selama
pandemi Covid-19 berlangsung. OPD5 GARAMIN NTT mengeluhkan bahwa akses terhadap
layanan psikologi masih minim. Pernyataan tersebut didukung pula oleh OPD7 PPDI yang
menyebutkan minimnya dukungan psikososial dari sekolah. Salah satu upaya yang
dilakukan adalah berupa home visit (kunjungan ke rumah) sebagai bentuk ‘bonding’ (ikatan)
antara guru dan peserta didik di masa pandemi. Menurutnya, masih amat terbatas jumlah
sekolah yang melakukan home visit. Ia menyebutkan misalnya sekolah-sekolah seperti
beberapa sekolah swasta dan Sekolah Islam Terpadu, yang cukup intens melakukan home
visit karena didukung oleh sumber daya yang memadai. Akan tetapi, bagi sekolah lainnya
yang tidak memiliki dukungan tersebut, kegiatan ini tidak dapat dilakukan secara rutin.
Sehubungan dengan permasalahan tersebut, OPD9 YPAC Jakarta menyampaikan
adanya inisiatif dukungan psikososial yang dilakukan oleh beberapa pihak termasuk pihak
sekolah atau yayasan pendidikan bagi orang tua/wali, anak, serta guru. YPAC Jakarta,
misalnya, mengadakan layanan konsultasi dengan tim psikolog dari yayasan dan
memfasilitasi pertemuan antara guru-psikolog dan anak-anak peserta didik.
OPD1 YAPESDI juga turut menyampaikan bahwa YAPESDI memberikan pendidikan
peer group seminggu sekali berupa pendidikan HAM, kesehatan mental, pendidikan seks
ibid 17.
ibid 29–30.
103
ibid 22.
101
102
52