termasuk dalam keluarga yang berpenghasilan rendah, terkadang orang tua PDPD harus mengurangi pendapatan, beban kerja atau bahkan berhenti bekerja untuk memberikan perawatan dan dukungan kepada anak mereka. Banyak keluarga dengan anak-anak penyandang disabilitas juga dikenakan biaya tambahan terkait disabilitas. Oleh karena itu, pelindungan sosial sangat penting untuk memberikan jaminan pendapatan, akses ke perawatan kesehatan, dan berkontribusi untuk biaya-biaya penunjang bagi anak penyandang disabilitas dan keluarganya. Skema pelindungan sosial diutamakan bagi anakanak mapun keluarganya untuk mengikuti pembelajaran di sekolah (termasuk transportasi, asuransi kesehatan, program pemberian makan di sekolah, dan sebagainya). 64 63F Dengan demikian, mekanisme dan insentif pelindungan sosial tambahan harus disusun bersama dengan ketentuan dan perencanaan pendidikan. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari beban tanggung jawab, terutama pada anggaran pendidikan, sehingga tidak merugikan alokasi dana untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Pendekatan multisektor, seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian yang terkait Pemberdayaan, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika harus berkolaborasi untuk meningkatkan dukungan kepada semua anak agar dapat menjangkau secara berkelanjutan akses ke perawatan, kesejahteraan, dan pendidikan selama keadaan darurat. 65 64F Terkait dengan kekhususan hak atas pendidikan bagi PDPD di masa pandemi, Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan Panduan Pembelajaran Bagi Peserta Didik Penyandang Disabilitas (PDPD) Selama Masa Covid-19 (2020) 66 yang berisi aspek-aspek sebagai berikut: Maksud dan Tujuan, Prinsip Belajar Dari 65F rumah (BDR), Pelaksanaan BDR berdasarkan ragam disabilitas, Ketentuan pembelajaran tatap muka, serta Evaluasi dan Rekomendasi Penerapan BDR PDPD. 67 66F Seluruh panduan tersebut digunakan di Sekolah Khusus (Skh) atau Sekolah Luar Biasa (SLB), dan di Satuan Pendidikan Penyelenggara Pendidikan Inklusif (SPPPI). ‘World Health Organization and World Bank, “World Report on Disability” (2011)’ (World Health Organization 2011). 65 ‘Inclusive Education Inisiative: Pivoting to Inclusion: Leveraging Lessons from the COVID-19 Crisis for Learners with Disabilities’ (n 60) 51. 66 ‘Panduan Pembelajaran Bagi Peserta didik Penyandang Disabilitas Selama Masa Pandemi Covid 19’ (n 11). 67 ibid. 64 38

Select target paragraph3