MODUL 3 Langkah 3 Praktik Pendekatan Pembangunan oleh Pemerintah Daerah Metode Diskusi Kelompok Fasilitator meminta peserta untuk berdiskusi mengenai pendekatan pembangunan yang selama ini diterapkan oleh pemeritah daerah atau yang digunakan sebagai paradigma dalam pengambilan kebijakan di wilayah di mana peserta berasal. Fasilitator membagi peserta menjadi 4 - 5 kelompok: 1. Masing-masing kelompok mendiskusikan pengalaman/pengetahuan individu dalam kelompok terkait kebijakan pembangunan daerahnya yang diamatinya dengan menggunakan: a. Kebijakan Pembangunan Berbasis Kebutuhan b. Kebijakan Pembangunan Berbasis Hak 2. Kelompok memilih salah seorang wakilnya untuk memaparkan hasil diskusi kelompok di pleno. Minta peserta menyampaikan argumentasi kelompok bagaimana sebuah kebijakan dapat dikatakan berbasis kebutuhan atau berbasis hak. Minta juga mereka menyampaikan bagaimana pengalaman selama diskusi dalam kelompok. Alternatif Metode Metode Fish Bowl 1. Fasilitator mengundang pakar untuk ikut terlibat pada materi ini. 2. Fasilitator menyiapkan delapan kursi panas dibentuk lingkaran. Satu kursi untuk fasilitator, satu kursi untuk pakar, lima kursi untuk peserta, dan dua kursi dibiarkan kosong. 3. Fasilitator meminta lima orang peserta yang siap untuk menduduki kursi panas. Peserta ini adalah peserta yang siap untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang pembangunan yang selama ini diterapkan oleh pemeritah daerah atau yang digunakan sebagai paradigma dalam pengambilan kebijakan di wilayah di mana peserta berasal. 4. Fasilitator meminta peserta yang tidak menduduki kursi panas untuk membuat lingkaran mengelilingi kursi panas. Peserta yang di luar kursi panas bertugas untuk mendengarkan dan mengamati tanpa ikut terlibat diskusi. 5. Fasilitator memandu diskusi di dalam lingkaran kursi panas tentang pengalaman/ pengetahuan individu dalam kelompok terkait kebijakan pembangunan daerahnya dengan 40 | MANUAL PELATIHAN HAM Pengarustamaan Kabupaten/Kota HAM (Human Rights Cities)

Select target paragraph3