SUMAT E R A
Maka pada pagi harinya, 25 Februari 2013, sekitar 250 warga berangkat
ke tombak. Sekitar pukul 12.00 WIB mereka tiba di lahan, tepatnya di
areal Dolok Ginjang. Saat itu, mereka menemukan para pekerja TPL (CV
Rolan) sedang menanam dan memupuk eucalyptus di lahan. Mereka
pun kembali melarang, tetapi para pekerja tersebut tidak
mengindahkannya. Akhirnya warga sepakat untuk menahan 20 pekerja
tersebut. Setelah diberi peringatan agar para pekerja tersebut tidak
melanjutkan aktivitas mereka, para pekerja tersebut pun dilepas dan
disuruh pulang. Namun tidak lama kemudian, ketika warga bermaksud
pulang, tiba-tiba para pekerja TPL yang dilepas tersebut bersama aparat
(Brimob) lengkap dengan senjata laras panjang berbalik arah dan
langsung menyerang serta melempari warga dengan batu. Bunyi letusan
senjata terdengar berkali-kali. Warga menjadi panik dan ketakutan,
masing-masing lari menyelamatkan diri. Pada kejadian itu, 16 warga
berhasil ditangkap dan dimasukkan secara paksa ke dalam truk
aparat.34
Beberapa orang warga bergegas melaporkan kejadian ke desa,
menyampaikan informasi tentang adanya penangkapan terhadap 16
warga itu, sekitar pukul 14.00 WIB, melalui telepon ke kampung. Warga
yang juga sedang berjaga-jaga di dua desa, begitu mendengar informasi
ini, segera membunyikan lonceng gereja sebagai tanda bahaya.
Mendengar bunyi lonceng gereja, dalam waktu yang tidak berapa lama,
warga dua desa pun segera berkumpul.
Tidak berapa lama kemudian, pukul 14.17 WIB, terlihat mobil patroli
Brimob dan mobil polisi meluncur menuju desa. Perempuan-perempuan
dari kedua desa yang sudah berjaga-jaga di persimpangan jalan masuk
menuju desa, mencoba mencegah mobil patroli tersebut masuk ke desa.
Namun, kedua mobil aparat ini tetap melaju dan mencoba menerobos
hempangan perempuan-perempuan ini. Dan saat itu terdengar suara
tembakan. Akhirnya, perempuan-perempuan ini mundur dan mobil
aparat ini pun berhasil lewat. Warga berupaya mengejar mobil patroli
aparat ini sampai ke arah Huta Paung (desa tetangga), tetapi mobil ini
kemudian berbalik arah dan kembali melaju kencang menerobos
hempangan perempuan-perempuan ini.
Kemudian pukul 15.20 WIB warga di desa mendapat informasi per
telepon dari tombak, bahwa 16 warga yang ditangkap Brimob tersebut
34
“Polres Humbahas Tangkap Paksa 16 Warga, Masyarakat Bakar Truk dan Hadang Kendaraan,”
Sinar Indonesia Baru, 26 Februari 2013
41