cara dilakukan kombinasi baik dengan metode terarah yaitu mempersiapkan daftar pertanyaan dan memperhatikan karakteristik yang
diwawancarai, serta tidak terarah yaitu pertanyaan yang diajukan tidak
seluruhnya berdasarkan daftar yang telah disusun terlebih dahulu22.
Data primer juga diperoleh dengan pengamatan atau observasi. Mengamati bukan hanya melihat akan tetapi merekam, menghitung, mengukur, dan mencatat kejadian-kejadian yang berlangsung
untuk mempelajari perilaku manusia, proses kerja, gejala-gejala, dan
dilakukan pada responden yang tidak terlalu besar. Proses pengamatan
ini menekankan aspek non participation artinya peneliti tidak secara
langsung terlibat dalam proses amatan, misalnya proses pengadaan
tanah akan tetapi mendengarkan kesaksian, keterangan dan bagaimana
hukum bekerja dalam prosesnya. Meskipun demikian, instrumentasi
pengamatan tetap dilakukan dengan terstruktur sesuai dengan rencana,
menetapkan apa yang diamati, kapan dan dimana tempatnya23.
Untuk memenuhi kebutuhan data sekunder dilakukan dengan
studi pustaka/ dokumen yang meliputi data sekunder yang bersifat
pribadi, berupa dokumen/data yang tersimpan di tempat kerja sebagai
bagian dari tugas-tugas sebelumnya. Selain itu juga didasarkan pada
laporan, jurnal, data pengaduan, putusan, dan berbagai regulasi yang
relevan dengan penelitian yang dilakukan.
C.
TEKNIK ANALISIS DATA
Mengingat bahwa penelitian dilakukan dengan metodelogi
kualitatif maka analisis yang dilakukan adalah kualitatif. Analisis ini lebih
menekankan anlisisnya pada proses penyimpulan deduktif dan induktif serta analisis terhadap dinamika hubungan antar fenomena yang
diamati dengan logika ilmiah. Ini bukan berarti bahwa analisis kualitatif
sama sekali tidak menggunakan dukungan data kuantitatif, akan tetapi
penekanannya tidak pada pengujian hipotesis melainkan pada usaha
menjawab pertanyaan penelitian melalui cara berfikir formal dan argumentatif24.
22. Op.Cit, hlm. 229
23. Ibid, hlm. 225
24. Ibid, hlm. 243
11