AKSI NASIONAL 5: Memantau pelanggaran terhadap Pembela Hak Asasi Manusia B. Mengidentifikasi PHAM dalam sistem penanganan aduan Jika LNHAM Anda memiliki sistem penanganan aduan, sistem ini dapat digunakan untuk mengumpulkan data tentang pelanggaran HAM secara umum. Misalnya, LNHAM Bosnia dan Herzegovina dan Nigeria memiliki daftar aduan untuk kekerasan berbasis gender.104 Prosedur untuk mengidentifikasi PHAM, termasuk opsi untuk identifikasi atau identifikasi diri dalam sistem penanganan aduan yang sudah ada, akan memudahkan LNHAM untuk memperoleh informasi tentang pelanggaran terhadap PHAM dalam arsitektur yang ada. Sepertinya tidak semua PHAM akan bersedia membuka identitasnya seperti itu sehingga penting juga untuk menyimpulkan dari informasi yang diberikan melalui sistem penanganan aduan apakah korban termasuk ke dalam definisi PHAM yang luas.105 Jika LNHAM Anda tidak memiliki sistem penanganan aduan, pengumpulan data dapat dilakukan melalui cara lain seperti dalam meneliti laporan, melalui saluran siaga darurat, atau petugas penghubung langsung lainnya. C. Memantau implementasi pemerintah terhadap Deklarasi PHAM tahun 1998 LNHAM dapat membantu Negara-negara dalam menjadikan undang-undang dan penerapannya sesuai standar internasional. Misalnya, LNHAM Maroko telah menetapkan mekanisme khusus untuk memantau perwujudan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) di negara tersebut.106 LNHAM didorong untuk mendukung pemerintah dalam mematuhi standar internasional tentang perlindungan PHAM, termasuk Deklarasi PBB tentang pembela HAM.107 LSM dan LNHAM menyediakan contoh yang berguna tentang cara melaksanakan pemantauan ini secara efektif. Dalam laporannya tentang status PHAM di dalam negeri, LNHAM Afrika Selatan (“SAHRC”) mendedikasikan suatu bagian terkait ‘Memantau kewajiban internasional dan regional terkait PHAM di Afrika Selatan’. Lembaga ini memantau kepatuhan dengan memverifikasi isi laporan dan rekomendasi dari lembaga internasional hak asasi manusia. Selain pemantauan khusus untuk implementasi unsur-unsur dalam Deklarasi PHAM, karena hak-hak yang terkandung di dalamnya mengungkapkan hak dalam instrumen internasional utama (yakni kebebasan berekspresi, kemerdekaan, pekerjaan), pengamatan badan traktat PBB juga dapat berperan dalam menentukan kepatuhan terhadap Deklarasi PHAM.108 APF berupaya mendukung LNHAM untuk memastikan bahwa sarana pembanding untuk memantau implementasi Deklarasinya serupa antara anggota LNHAM sehingga perbandingan regional juga dapat dilakukan. Studi Kasus: Pada tahun 2018, ISHR bersama dengan Colombian Commission of Jurists (CCJ) dan Tunisian Human Rights League (LTDH) melakukan penelitian tentang apakah Deklarasi PBB tentang PHAM telah membawa perbedaan dalam kehidupan PHAM di Kolombia dan Tunisia. Metodologi yang digunakan oleh penelitian tersebut juga dapat memberikan panduan yang bermanfaat tentang sarana untuk memantau implementasi Deklarasi PHAM. Beberapa langkahnya mencakup:109 • Menganalisis situasi di lapangan. 104 https://ganhri.org/wp-content/uploads/2019/10/DIMR_GANHRI-CSW-Report_final-BF.pdf hal. 15 105 Yakni, siapa pun yang menganjurkan dan memperjuangkan “perlindungan dan perwujudan HAM dan kebebasan fundamental di tingkat nasional dan internasional.” https://undocs.org/A/RES/53/144 106 https://ganhri.org/wp-content/uploads/2019/12/GANHRI-UNICEF-Children%E2%80%99s-Rights-in-National-Human-RightsInstitutions.pdf hal. 25 107 https://www.right-docs.org/doc/a-hrc-res-22-6/ ayat 20, 21 108 https://www.sahrc.org.za/home/21/files/Human%20Rights%20Defenders%20Publication.pdf hal 14 109 https://ishr.ch/defenders-toolbox/resources/has-the-un-declaration-made-a-difference-to-the-lives-of-human-rightsdefenders/ 37

Select target paragraph3