AKSI NASIONAL 2: Memajukan kesetaraan gender dan mengarusutamakan pengakuan terhadap Perempuan Pembe
A. Pengakuan yang tegas terhadap PPHAM dalam kegiatan perlindungan
dan promosi
RAR menempatkan Perempuan PHAM (PPHAM) sebagai yang terdepan dalam kerangka kerjanya
untuk perlindungan dan promosi. Meskipun PHAM transgender dan non-biner menghadapi tantangan
perlindungan yang berbeda dan terkadang lebih kompleks akibat identitas gender mereka, RAR tetap
menganggap perempuan transgender sebagai PPHAM.
PPHAM rentan mengalami jenis risiko yang sama dengan yang dialami semua PHAM lainnya. Namun
demikian, mereka juga rentan mengalami kekerasan berbasis gender atau risiko terkait gender tertentu
karena mereka menantang norma gender yang ada di komunitas dan masyarakat mereka.
Selain gender, ada banyak faktor ekonomi, sosial, budaya, dan geografi yang memengaruhi bagaimana
PPHAM mengalami pelanggaran. Faktor-faktor ini mencakup kelas, agama, usia, bahasa, orientasi seksual,
lokasi, ras, dan etnis.
Faktor risiko ini seringkali diperbarui oleh berbagai konteks di mana PPHAM tinggal dan bekerja. Misalnya,
dalam konteks militer, kekerasan berbasis seksual dan gender digunakan oleh aktor negara dan non-negara
untuk “menegaskan atau menegaskan kembali hierarki terkait gender tertentu dan/atau aspek sosial/politik
lainnya” dan sebagai “senjata perang”.22 Dalam rezim otoriter, PPHAM dapat dipandang sebagai “menantang
kesenjangan sosial yang ada atau mengungkap kekurangan rezim politik dan pemerintah.”23
Demikian pula, PPHAM yang bekerja dalam konteks jika terdapat fundamentalisme agama dan budaya
memiliki risiko diserang lebih besar dibanding rekan pria mereka karena mereka dianggap melanggar norma
sosial. Kekerasan terhadap PPHAM mungkin terkait gender tertentu atau bermuatan seksual sebagai
suatu cara untuk “menetapkan kembali peran ‘tradisional’ kepada perempuan.”24 Terakhir, pertumbuhan
dan pengaruh perusahaan transnasional juga memiliki peran besar dalam melakukan kekerasan terhadap
PPHAM dan masyarakat yang menantang mereka.25
PPHAM membutuhkan perlindungan yang spesifik dan responsif terhadap gender. Sekalipun kini ada
berbagai materi tentang risiko yang dihadapi oleh PPHAM, seperti Laporan dari Koalisi Internasional
Perempuan Pembela HAM [Women Human Rights Defenders International Coalition] yang berjudul “Our
Right To Safety: Women Human Rights Defenders’ Holistic Approach to Protection”, dan meskipun
beberapa risiko yang dihadapi oleh PPHAM mungkin serupa di seluruh dan di dalam wilayah, risiko lainnya
akan berbeda sesuai konteks nasional. Sebagai langkah awal, Anda harus berkonsultasi dengan PPHAM
untuk mendapatkan pemahaman tentang kebutuhan perlindungan khusus mereka serta risiko yang mereka
hadapi dalam konteks nasional tertentu. Anda juga harus berkonsultasi dengan PPHAM untuk menentukan
cara terbaik untuk mendukung pekerjaan mereka, termasuk dengan kampanye peningkatan kesadaran dan
program advokasi.
PPHAM memandang kurangnya pengakuan atas kontribusi substantif mereka terhadap gerakan HAM
sebagai salah satu bentuk kekerasan.26 Dalam hal ini, LNHAM yang secara terbuka menyuarakan risiko dan
kebutuhan perlindungan terhadap PPHAM, akan meningkatkan kesadaran akan situasi spesifik mereka.
Selain hal ini, Anda dapat bertindak sebagai penghubung penting antara perwakilan pemerintah dan PHAM.
Dengan cara ini, PPHAM di negara Anda akan memandu Anda tentang cara menyampaikan risiko dan
kebutuhan perlindungan khusus kepada pemerintah di negara mereka sehingga pemerintah beraksi dengan
mengakui dan memberikan pertimbangan khusus untuk PPHAM.
22
Women Human Rights Defenders International Coalition [Koalisi Internasional Perempuan Pembela HAM]. Global Report
on the Situation of Women Human Rights Defenders [Laporan Global tentang Situasi Perempuan Pembela HAM]. hal. 26.
2012. Web. Januari 2014. https://defendingwomen-defendingrights.org/wp-content/uploads/2014/03/WHRD_IC_GlobalReport_2012.pdf
23
Women Human Rights Defenders International Coalition [Koalisi Internasional Perempuan Pembela HAM]. Global Report
on the Situation of Women Human Rights Defenders [Laporan Global tentang Situasi Perempuan Pembela HAM]. hal. vi.
2012. Web. Januari 2014. https://defendingwomen-defendingrights.org/wp-content/uploads/2014/03/WHRD_IC_GlobalReport_2012.pdf
24
Women Human Rights Defenders International Coalition [Koalisi Internasional Perempuan Pembela HAM]. Global Report
on the Situation of Women Human Rights Defenders [Laporan Global tentang Situasi Perempuan Pembela HAM]. hal. 7.
2012. Web. Januari 2014. https://defendingwomen-defendingrights.org/wp-content/uploads/2014/03/WHRD_IC_GlobalReport_2012.pdf
25
https://www.awid.org/sites/default/files/atoms/files/Our%20Right%20To%20Safety_FINAL.pdf
26
https://www.awid.org/sites/default/files/atoms/files/Our%20Right%20To%20Safety_FINAL.pdf
17