Pada saat dilakukan pemungutan suara, 27 Juni 2018, Komnas HAM Perwakilan Papua
memantau langsung ke beberapa TPS untuk memantau kesiapan penyelenggara dan tingkat
partisipasi warga dalam menyalurkan hak politiknya.
Daerah Perbatasan RI-PNG
Salah satu TPS yang didatangi adalah TPS 01 Kampung Mosso. TPS ini berada tepat di
Pasar yang berada di dekat pintu perbatasan RI – PNG. Secara administratif pemerintahan
Kampung Mosso, Distrik Muara Tami merupakan bagian dari Kota Jayapura. Namun secara
geografis Kampung Mosso berada di bentangan panjang Kabupaten Keerom. Di TPS 01 ini
jumlah pemilih yang terdaftar di DPT adalah 206, terdiri dari 142 laki-laki dan 68 wanita.
Sampai pukul 13.00 pemilih yang menyalurkan hak politiknya berjumlah 50 orang. Sisa
surat suara yang tersedia 223. Dalam pengamatan Komnas HAM Perwakilan Papua, tampak
petugas KPPS belum memahami tugasnya secara teknis sehingga harus dipandu oleh Ketua
dan Sekretaris PPS. Menurut Sekretaris PPS, Stefen Mandowen, para petugas KPPS tidak
melaksanakan tugasnya dengan baik karena mereka tidak diikutkan dalam Bimtek. Hanya
3 dari 7 orang petugas KPPS yang mengikuti Bimtek. Terkait tingkat partisipasi warga yang
kurang, Stefen Mandowen menyampaikan bahwa hal ini diakibatkan dari kurangnya sosialisasi
dari PPD.
Ket : Pemantauan di RSUD Kwaingga
83
PILKADA RAMAH HAM • CATATAN KOMNAS HAM PILKADA 2018
Rumah Sakit Umum Daerah Kwaingga
Selain melakukan pemantuan di beberapa TPS, Komnas HAM Perwakilan Papua juga
mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah Kwaingga Kabupaten Keerom yang berdekatan
dengan kantor KPU Kabupaten Keerom untuk memastikan apakah para pasien rawat
inap maupun para pengunjung menyalurkan hak politiknya atau tidak. Berdasarkan hasil
pengamatan Komnas HAM Perwakilan Papua, para pasien rawat inap, para pengunjung dan
beberapa orang petugas jaga RSUD tidak dapat menyalurkan suaranya. Tercatat, 13 pasien
rawat inap di ruangan rawat inap pria, 8 pasien di ruangan rawat inap wanita, 4 pasien di
rawat inap bersalin. Para pengunjung diperkirakan sekitar 30 orang. Sedangkan petugas jaga di
RSUD berjumlah 15 orang. Pemantauan ini hanya dilakukan pada ruangan rawat inap.