memilih pada pilkada kali ini, belum termasuk pegawai dan yang menunggu pasien.
RSJ Atma Husada Kalimantan Timur
Untuk memastikan pemenuhan hak pilih bagi ODGJ (orang dengan gangguan kejiwaan),
tim juga melakukan pantauan di RSJ Atam Husada pada pukul 11.00 WIB. Tim juga tidak
menemukan TPS di area rumah sakit.
Untuk mengkonfirmasi temuan tersebut, tim bertemu dengan Dokter Jaga dan perawat yang
bertugas. Disampaikan bahwa meskipun terdapat 150 pasien mereka seluruhnya dalam ketegori
sakit jiwa yang tidak dapat menggunakan hak pilihnya, sebab bagi pasien yang sudah sembuh
langsung dikembalikan ke keluarganya.
Meskipun demikian, di RSJ Atmas Husada dalam berbagai penyelenggaraan pilkada dan
pemilu belum pernah didirikan TPS khusus ataupun mendapatkan kunjungan/koordinasi dari
KPU Kota Samarinda sehingga pasien tidak pernah memilih.
Pantauan tim di kompleks RSJ Atma Husada juga terdapat 11 (sebelas) pasien kategori pecandu
narkotika yang berjumlah 11 (sebelas) orang. Sama dengan penghuni RSJ – para korban
narkotika juga tidak pernah didata, dimasukan dalam DPT dan difasilitasi untuk memilih
meskipun memenuhi persyaratan.
g.
PILKADA RAMAH HAM • CATATAN KOMNAS HAM PILKADA 2018
74
Penjelasan Petugas RSJ Atma Husada Kaltim terkait Pemenuhan Hak Pilih bagi ODGJ dan Pasien Rehabilitasi Narkotika
Polresta Samarinda
Sekitar pukul 11.30 WITA, Tim melakukan kunjungan ke Polresta Samarinda. Berdasarkan
keterangan petugas Polresta Samarinda terdapat 15 (lima belas) orang tahanan yang masuk
dalam DPT dan difasilitasi untuk memlih, jumlah tersebut kurang dari 20% tahanan dari
total sebanyak 80 (delapan puluh) orang. Dalam proses pemungutan suara, petugas KPPS
tetap sesuai peraturan KPU dimulai pukul 12.00 – 13.00 WITA. Proses pemungutan diawasi
langsung oleh Panwascam.