Panduan Pelaksanaan Penyelidikan Nasional terhadap Pelanggaran HAM dengan Pola Sistematis
permasalahan apa untuk dipilih, merupakan hal potensial untuk membangun dan menjaga dukungan
lebih luas semacam ini. Hal ini mempunyai baik dimensi eksternal dan internal.
Secara eksternal, pertanyaan ini terkait dengan perilaku umum dan prasangka yang terkait dengan
permasalahan. Sebuah penyelidikan nasional dapat menantang dan mengubah prasangka umum bila
ada tingkat keterbukaan di tengah masyarakat dan proses penyelidikan nasional itu sendiri
berlangsung dengan efektif. Sebagaimana dijabarkan dalam bab-bab berikutnya, proses penyelidikan
pertama-tama dan terutama akan fokus pada korban dan untuk membuat mereka mampu
mengisahkan cerita serta pengalamannya kepada masyarakat yang lebih luas. Hal ini dapat
mengubah wujud perilaku umum terhadap korban itu sendiri dan terhadap permasalahan yang
tengah diinvestigasi.
Namun, akan selalu ada pula bahayanya bahwa proses penyelidikan dapat memperkuat dan
mengakarkan prasangka serta kebencian. Dalam memutuskan sebuah permasalahan, Komnas perlu
menilai dan menimbang kekuatan dan perilaku umum serta potensi untuk membangun dan
memelihara dukungan masyarakat dan politik demi perubahan.
Secara internal, ini merupakan sebuah pertanyaan bukan tentang kelayakan permasalahan tapi
tentang kapasitas strategis Komnas dan penyelidikan nasional. Ini terkait dengan keahlian dan
keterampilan Komnas agar mampu menangani permasalahan tertentu yang dapat membangun
dukungan masyarakat luas. Permasalahan tertentu mungkin penting dan dapat menarik dukungan
masyarakat tetapi faktor-faktor di dalam Komnas – biasanya faktor-faktor pribadi, ideologi atau politik
– dapat menjadikannya mustahil bagi Komnas untuk menggerakkan dukungan. Bila Komnas tidak
merasa nyaman dengan sebuah permasalahan, atau tidak mampu untuk menanganinya secara tepat
karena ada pemisahan internal atau faktor-faktor lain, maka akan lebih baik menyelenggarakan
sebuah penyelidikan nasional tentang permasalahan lainnya.
3. MEMILIH PERMASALAHAN
Memilih Permasalahan adalah salah satu keputusan terpenting yang harus dibuat dalam kaitannya
dengan sebuah penyelidikan nasional. Begitu sebuah permasalahan telah dipilih dan diumumkan
secara publik, berarti Komnas telah berkomitmen. Sudah terlambat untuk mundur. Sehingga Komnas
harus mengalokasikan waktu, perhatian dan kepedulian yang diperlukan kepada tugas. Pemilihan
akhir harus merupakan sebuah keputusan dari badan pengambil keputusan tertinggi di dalam tubuh
Komnas, umumnya berupa rapat paripurna para Komisioner Komnas. Hal tersebut harus dibuat
berdasarkan pada naskah pengarahan (briefing paper) menyeluruh dari staf, yang menyisir semua
pilihan. Keputusan harus dibahas secara mendalam oleh Komnas sebagai kesatuan sebelum
keputusan apa pun diambil. Ini merupakan keputusan yang demikian penting, berkenaan dengan
program Komnas dan komitmen sumber daya personil dan dana, sehingga memerlukan dukungan
sepenuh hati dari badan pengambil-keputusan tertinggi. Begitu keputusan telah dibuat, maka
penyelidikan nasional dimulai.
Bab 3: Memilih persoalan
16