BAB IV D I N A M I K A L I N G K U N G A N S T R AT E G I S • Gatra Geografi26 Jika kemerdekaan rakyat Indonesia merupakan rahmat Allah Yang Maha Kuasa, sebagaimana yang disebutkan di dalam Pembukaan UUD NRI 1945, maka keniscayaan geografis Indonesia juga merupakan rahmat berikutnya yang dapat diambil hikmah oleh rakyat Indonesia. Bahwa NKRI, pertama, secara geografis terletak pada silang dunia --Koordinat geografis: 06° 04’ 30”LU (Pulau Rondo) - 11° 00’ 36”LS (Pulau Dana) dan dari 94° 58’ 21”BT (Pulau Benggala) - 141° 01’ 10”BT. Letak geografis ini menjadikan Indonesia bersentuhan langsung dengan dinamika politik, ekonomi dan budaya global sehingga dapat menjadi pendorong bagi dinamika di dalam Indonesia sendiri. Apalagi, grafitasi perekonomian, yang juga sekaligus potensi konflik di dunia pada abad 21 berpindah ke kawasan Asia Pasifik.27) Apalagi negara-negara di kawasan Asia Timur bukanlah semuanya negara-negara demokrasi sehingga secara teoritis lebih potensial untuk menciptakan instabilitas dan konflik di kawasan ini.28) Kedua, Indonesia memiliki kedaulatan atas wilayah dengan katagori: total darat: 1.922.570 km²; daratan non-air: 1.829.570 km²; daratan berair: 93.000 km²; dan lautan: 3.257.483 km².29) Hal ini menunjukkan secara keruangan bahwa Indonesia merupakan wilayah yang kaya akan sumber daya alam darat dan laut, sekaligus sebagai sebuah kawasan yang relatif terbuka, yang rentan terhadap kehadiran berbagai bentuk TAHG (Tantangan, Ancaman, 26) Alexanda dan Gibson mengatakan: “Geografi merupakan disiplin ilmu yang menganalisis variasi keruangan dalam artian kawasan-kawasan (region) dan hubungan-hubungan antara variabel keruangan.” Banawati. Geografi Sosial. Yogyakarta: Penerbit Ombak, 2013. Halaman 2. 27) Choiruzzad mengatakan: “Melihat perkembangan kekuatan militer Tiongkok dan perilakunya yang semakin asertif, terutama dalam hal perebutan wilayah baik dengan Jepang maupun dengan banyak negara di Laut Tiongkok Selatan, banyak yang mulai was-was dan bersiap-siap. Salah satu yang terlihat adalah apa yang dilakukan oleh Jepang.” Choiruzzad. ASEAN Di Persimpangan Sejarah. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2015. Halaman 29. 28) Dalam Teori Perdamaian Demokratik (TPD) dikembangkan preposisi: “bahwa menghadirkan lebih banyak demokrasi di kawasan akan secara otomatis membawa perdamaian yang lebih lestari dan stabil di kawasan.” Choiruzzad, 2015:54. 29) “Geografi - catatan: di kepulauan yang terdiri dari sekitar 17.504 pulau (6.000 dihuni); dilintasi katulistiwa; di sepanjang jalur pelayaran utama dari Samudra Hindia ke Samudra Pasifik.” https:// id.wikipedia.org/wiki/Geografi_Indonesia Pancasila, Hak Asasi Manusia dan Ketahanan Nasional 79

Select target paragraph3