BAB III
I M P L E M E N TA S I PA N C A S I L A S A AT I N I
Gambar 1: Hasil Jajak Pendapat tentang Implementasi Pancasila
.
Percaya atau tidakkah Anda jika dikatakan bahwa Pancasila
adalah ideologi yang paling baik bagi bangsa Indonesia?
fcMam C
-
* 'Vrn OtbuMkml
Percaya
95
90
89
Tidak percaya
8
3
7
Tidak tahu/ t idak jawab
2
2
4
200B
2009
2010
-
Kuat atau lemahkah peiaksanaan mtar niia* Pancasita di dalafn
lembaga ini ? ( ooar mnini
•
UHBAGA
KUAl
UHAH
98
92
7
1
93
1
6
1
1
-
2015
2011
2011
Molodo Jtjak
mMlui
Fvmji frpJdn
.
in
dBeeroturaksn -Hoang Krmpss po 3a
27-2S Mel 2D IS ScOa a SB' reipcnflcn
t ».i.«;a m runrt t7 1al' u'^mr*» ir lecaraacak
iremfiMnAsn rr«iode ptncocr '*«n
sctwaes tier bin.telepcn teroo
’u
Respnndcn De acc-isili <3 12 Kola ffl
-
-
irckmKa Jumla»'iiirwx’:ix!an ai iaiiac
wray<4 rtlertuM 5«4r» craix» 5k>iH
MmOTinafcai nvrtoco n t»ds tmgfcat
-
.
. .kirraJrfw si I
* * dfufcrm
KUJKITMT
» aan 9S person rurpcncuplKon
*eCefCJr
p - liii»n clt» > kji -A v> > A .J POIIAC
...neflWl
. -
cwrcJOiKandrFLrujiinKar tcr >ac» latil
l ak pendaso: in td rima«'jj3 jn untufc
moa ittli!w'.i4iv uauh mr y iMk% a
^
. .
*
n
Hal - nal yang paling berpotervsi mecusak /mengancam keOeoOaan
Pancasila vobagai dasar negara s wt ini Hidrm pe wirl
-
OAK TAMO/
JAWAB
* DAK
Kurangnya
Tidak tahu
pendid kan
5.2
'
DPR
Partai Politik 131
-
Tidak jawab
Perilaku tidak
disiplin/
melanggar
Pancasila
0, 2
hukunVKKN
Kepolnian
Perilaku hedonism /
TNI
konsumerlsme /
liberalisme
Kejafcsaan
.
Krlvikim in
*
/
16.2
Fanatismc agama/
ogoisrrw kalompok
Sumber: Kompas, 1 Juni 2015
-
-
POTO K 'MPAS PRU4TYAMAIIENDHAYASA INPI Hi RAFIK: DICKY
Pertama-tama, sejarah perjalanan bangsa harus selalu dikenang dan
dinamika perkembangannya dievaluasi untuk mengetahui sejauhmana kita
telah beranjak dalam mendekati cita-cita nasional, serta upaya itu pantas
untuk dihormati. Kedua, nasionalisme dikobarkan bukan selalu untuk
sebuah entitas politik, tetapi justru (selalu) untuk diri kita sendiri sebagai
warga-bangsa, dan masa depan anak-anak bangsa itu sendiri. Artinya
nasionalisme sebenarnya bisa identik dengan pengorbanan untuk negara
dalam konteks sebagai upaya bersama untuk meraih cita-cita nasional,3)
maka apabila secara bersama-sama kita mampu meraih peningkatan
kesejahteraan bangsa, maka akan meningkat pula ketahanan nasional
karena kesejahteraan dan ketahanan merupakan satu tarikan nafas kita
bersama.
3) Cita-cita nasional termaktub pada alinea ke-2 Pembukaan Undang-Undang Dasar tahun 1945,
sebagai berikut ini: “Dan perjuangan pergerakan Kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat
yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan Rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang
kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.“
I
42
Pancasila, Hak Asasi Manusia dan Ketahanan Nasional