G kekerasan aparat negara dan kelompok masyarakat Komnas HAM RI melakukan pelatihan dengan berbagai pihak di daerah, diantaranya di Malang dan Senggigi, NTB, Komnas HAM RI menyelenggarakan pelatihan tentang pelindungan kelompok rentan, pada Desember 2021. Di Sulawesi Tengah, Komnas HAM RI menyelenggarakan pelatihan HAM tentang upaya pencegahan penyiksaan guna mewujudkan Polri yang ‘presisi’ (prediktif, responsibilitas, dan transparansi) dan berkeadilan pada Oktober 2021. Serupa, di Aceh juga diselenggarakan pelatihan bagi perwira Polda Aceh dengan tema ‘Upaya Pencegahan Penyiksaan Guna Mewujudkan Polri yang Presisi’ pada Oktober 2021. Sebagai wilayah dengan tingkat kekerasan aparat negara dan kelompok masyarakat yang tinggi, 28 Komnas HAM RI menyelenggarakan tiga kegiatan pemajuan HAM dengan berbagai pihak di Papua. Pertama, Komnas HAM RI menyelenggarakan penyuluhan dan pelatihan HAM untuk kelompok TPNPB-OPM Markas Victoria pada 1 November 2021, yang dihadiri oleh seorang pimpinan TPNPB-OPM, Amos Sorondanya, dan 30 orang anggota TPNPB-OPM. Kedua, Komnas HAM RI mengirimkan narasumber di seminar daring bertajuk ‘Local Wisdom and the Threats of Violent Non-State’. Ketiga, Komnas HAM RI mengadakan diskusi kelompok terfokus (Focus Group Discussion/FGD) yang dihadiri perwakilan Pemda Kepulauan Yapen, perwakilan tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda, dan anggota TNI dan Polri, mendiskusikan penanganan pengungsi di Kampung Sasawa dan situasi HAM di Yapen. Laporan Tahunan Komnas HAM RI 2021 | Sinergi & Kolaborasi untuk Pemajuan & Penegakan HAM

Select target paragraph3