PEMENUHAN HAK KELOMPOK MINORITAS DAN RENTAN DI INDONESIA „ rasa aman bagi Mahasiswa Papua oleh Pemprov DIY, penangkapan dan penahanan terhadap 8 (delapan) Mahasiswa Papua oleh Aparat Kepolisian, dan 1 (satu) di antaranya ditetapkan sebagai tersangka. Hal yang lain adalah dugaan ĞdžĐĞƐƐŝǀĞƵƐĞ ŽĨƉŽǁĞƌoleh Aparat Kepolisian melalui pengerahan jumlah aparat yang berlebihan, penggunaan senjata dan tembakan gas air mata yang diarahkan ke dalam Asrama DĂŚĂƐŝƐǁĂ͕ĚĂŶƉĞƌŶLJĂƚĂĂŶ'ƵďĞƌŶƵƌ/zƚĞŶƚĂŶŐƐĞƉĂƌĂƟƐŵĞƟĚĂŬďŽůĞŚĂĚĂĚŝ zŽŐLJĂŬĂƌƚĂLJĂŶŐƐĂŶŐĂƚŵƵůƟƚĂĨƐŝƌ͘<ŽŵŶĂƐ,DƚĞůĂŚŵĞŵĂƉĂƌŬĂŶŚĂƐŝůƚĞŵƵĂŶ pemantauan melalui konferensi pers dan rekomendasi kepada pihak-pihak terkait. Pelanggaran HAM dalam Kasus Eks Lubang Tambang Batu Bara di Kalimantan Timur. <ŽŵŶĂƐ ,D ŵĞŵďĞƌŝŬĂŶ ƉĞƌŚĂƟĂŶ ŬŚƵƐƵƐ ĂƚĂƐ ũĂƚƵŚŶLJĂ ŬŽƌďĂŶ ĂŬŝďĂƚ bekas lubang tambang batu bara di Provinsi Kalimantan Timur dalam 5 (lima) tahun terakhir. Bahkan data sampai Juni 2016, korban yang meninggal sejumlah 24 orang (22 diantaranya adalah anak-anak), yaitu Kota Samarinda (15 anak), Kutai Kertanegara ;ϴĂŶĂŬͿĚĂŶWĂƐŝƌWĂŶĂũĞŵhƚĂƌĂ;ϭŽƌĂŶŐͿ͘WĞƌŝƐƟǁĂͲƉĞƌŝƐƟǁĂƚĞƌƵƐƚĞƌũĂĚŝĚĂŶ terselesaikan secara tuntas, kecuali beberapa kasus dengan vonis hukuman yang ƐĂŶŐĂƚƌŝŶŐĂŶĚĂůĂŵƉĞƌŝƐƟǁĂŵĂĚĂŶnjĂ;ϮϰĞƐĞŵďĞƌϮϬϭϭͿ͘dĞƌŬĂŝƚĚĞŶŐĂŶŚĂů tersebut, Komnas HAM telah mengeluarkan rekomendasi kepada instansi terkait dan melakukan diskusi kelompok terfokus yang menghadirkan narasumber, launching buku serta konferensi pers. WĞƌŝƐƟǁĂĞŶƚƌŽŬĂŶtĂƌŐĂĞƐĂ^ĂƌŝƌĞũŽĚĞŶŐĂŶdE/hƚĞƌŬĂŝƚ^ĞŶŐŬĞƚĂ>ĂŚĂŶ͘ Komnas HAM telah menerima pengaduan masyarakat terkait bentrokan antara warga Desa Sarirejo dengan TNI AU Lanud Kol. Soewondo, Medan, pada 15 Agustus ϮϬϭϲ͘WĞƌŝƐƟǁĂƚĞƌƐĞďƵƚŵĞŶLJĞďĂďŬĂŶƐĞĚŝŬŝƚŶLJĂϮϬŽƌĂŶŐǁĂƌŐĂŵĞŶŐĂůĂŵŝůƵŬĂͲůƵŬĂ akibat pukulan dan tendangan, 1 (satu) orang diantaranya mengalami luka tembak dan 2 (dua) orang wartawan dianiaya, rusaknya rumah dan kendaraan milik ǁĂƌŐĂ͕ĚĂŶĨĂƐŝůŝƚĂƐƵŵƵŵůĂŝŶŶLJĂƐĞƉĞƌƟƚĞŵƉĂƚŝďĂĚĂŚ͘KůĞŚŬĂƌĞŶĂŝƚƵ͕<ŽŵŶĂƐ HAMmelakukan pemantauan dan penyelidikan pada 18 - 20 Agustus 2016 dengan melakukan pertemuan dan meminta keterangan sejumlah pihak antara lain Panglima <ŽĚĂŵ/ͬƵŬŝƚĂƌŝƐĂŶďĞƐĞƌƚĂƉĞũĂďĂƚƟŶŐŐŝĚĂŶƐƚĂĨŶLJĂ͕ǁĂƌŐĂ<ĞůƵƌĂŚĂŶ^ĂƌŝƌĞũŽ LJĂŶŐĚŝĚĂŵƉŝŶŐŝWĞŶĚĂŵƉŝŶŐĚĂŶŶŐŐŽƚĂWZ<ŽƚĂDĞĚĂŶ͕ƉĂƌĂŬŽƌďĂŶƉĞƌŝƐƟǁĂ bentrokan baik di rumah maupun di rumah sakit, Kapolresta Medan beserta jajaran, serta peninjauan langsung ke lokasi bentrok. Dugaan Pelanggaran HAM dalam Kebijakan Reklamasi Teluk Benoa. Pada 2016, Komnas HAM menerima pengaduan dari Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi ;&Žƌ>/Ϳ ĚĂŶ tĂůŚŝ Ăůŝ ƉĞƌŝŚĂů ƉĞŶŽůĂŬĂŶ ƌĞŬůĂŵĂƐŝ dĞůƵŬ ĞŶŽĂ LJĂŶŐ ĂŬĂŶ dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bali di perairan Bali Selatan. Penolakan terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa dikarenakan reklamasi akan menyebabkan Laporan Tahunan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (KOMNAS HAM) 2016 59

Select target paragraph3