PEMENUHAN HAK KELOMPOK MINORITAS DAN RENTAN DI INDONESIA
Hal tersebut kemudian memunculkan pertanyaan mengenai kekuatan legalitas
penangkapan itu sendiri.Karena, sering kali surat pemberitahuan penangkapan atau
penahanan baru diberikan kepada pihak keluarga selang beberapa hari sejak angŐŽƚĂŬĞůƵĂƌŐĂŶLJĂƟďĂͲƟďĂŵĞŶŐŚŝůĂŶŐ͘WĞŶƟŶŐĚŝŝŶŐĂƚďĂŚǁĂŵŽĚƵƐƉĞŶĂŶŐŬĂƉĂŶ
ƚĂŶƉĂ ƐƵƌĂƚ ƉĞƌŝŶƚĂŚ ƚĞƌƐĞďƵƚ͕ ƐĞĐĂƌĂ ƐƵďƐƚĂŶƐŝĂů͕ ŬĞƟŬĂ ĚŝĐĞƌŵĂƟ ŵĞŵƉƵŶLJĂŝ
relasi erat dengan praktek penghilangan paksa (ĞŶĨŽƌĐĞĚĚŝƐƐĞƉĞĂƌĂŶĐĞ).
Deskripsi Pelanggaran HAM oleh Korporasi
Dari jumlah 1.030 berkas pengaduan yang melibatkan Korporasi sebagai pihak
yang diadukan dapat dilakukan pemilahan menurut asal suratnya sebagai berikut:
No
Sifat / asal surat
Jumlah berkas
1
Surat pengaduan masyarakat
955
2
Jawaban dari korporasi
75
Total
1.030
Kecilnya surat jawaban dari Korporasi, yang hanya berjumlah 75 berkas dari total
1.030 berkas atau 7 persen, menandakan bahwa agenda penegakan dan penghormatan HAM masih menjadi hal yang awam dan minor di lingkungan Korporasi.
No
Substansi Pelanggaran HAM Oleh Korporasi
Jumlah berkas
1
^ĞŶŐŬĞƚĂĚĂŶͬĂƚĂƵŬŽŶŇŝŬƉĞƌƚĂŶĂŚĂŶ
344
2
Pencemaran dan/atau perusakan lingkungan
69
3
Sengketa ketenagakerjaan
4
Masalah buruh migran
24
5
Lain- lain
225
Total
1.030
Dari tabel di atas terlihat bahwa pada 2016 sengketa ketenagakerjaan menjadi
kasus yang paling banyak diadukan terkait dengan pelanggaran HAM oleh korporasi
dengan jumlah 368 berkas atau 36 persen. Kasus mengenai : (i) pemutusan hubungan
52
Laporan Tahunan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (KOMNAS HAM) 2016