„ PEMENUHAN HAK KELOMPOK MINORITAS DAN RENTAN DI INDONESIA tentang HAM dilakukan oleh suatu Komisi Nasional HAM. Undang-undang ini juga menetapkan keberadaan, tujuan, fungsi, keanggotaan, asas, kelengkapan serta tugas dan wewenang Komnas HAM. Dengan dasar hukum yang lebih kuat, Komnas HAM diharapkan dapat menjalankan ĨƵŶŐƐŝŶLJĂĚĞŶŐĂŶůĞďŝŚŽƉƟŵĂůƵŶƚƵŬŵĞŶĐĂƉĂŝƚƵũƵĂŶŶLJĂƐĞďĂŐĂŝŵĂŶĂĚŝƚĞƚĂƉŬĂŶ oleh undang-undang, yaitu: a. Mengembangkan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan hak asasi manusia sesuai dengan Pancasila, UUD 1945, dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, serta Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia; dan b. Meningkatkan perlindungan dan penegakan hak asasi manusia guna berkemďĂŶŐŶLJĂƉƌŝďĂĚŝŵĂŶƵƐŝĂ/ŶĚŽŶĞƐŝĂƐĞƵƚƵŚŶLJĂĚĂŶŬĞŵĂŵƉƵĂŶŶLJĂďĞƌƉĂƌƟƐŝƉĂƐŝ dalam berbagai bidang kehidupan (Pasal 75). Untuk mencapai tujuannya, Komnas HAM melaksanakan fungsi pengkajian ĚĂŶƉĞŶĞůŝƟĂŶ͕ƉĞŶLJƵůƵŚĂŶ͕ƉĞŵĂŶƚĂƵĂŶ͕ĚĂŶŵĞĚŝĂƐŝƚĞŶƚĂŶŐ,D͘WĂƐĂůϵϱhh 39/1999 juga memberikan Komnas HAM kewenangan pemanggilan seseorang secara paksa (ƐƵďƉŽĞŶĂƉŽǁĞƌ) dalam rangka penyelesaian pelanggaran HAM. &ƵŶŐƐŝWĞŶŐŬĂũŝĂŶĚĂŶWĞŶĞůŝƟĂŶ hŶƚƵŬŵĞůĂŬƐĂŶĂŬĂŶĨƵŶŐƐŝ<ŽŵŶĂƐ,DĚĂůĂŵƉĞŶŐŬĂũŝĂŶĚĂŶƉĞŶĞůŝƟĂŶ͕<ŽŵŶĂƐ HAM bertugas dan berwenang melakukan: a. ƉĞŶŐŬĂũŝĂŶĚĂŶƉĞŶĞůŝƟĂŶďĞƌďĂŐĂŝŝŶƐƚƌƵŵĞŶŝŶƚĞƌŶĂƐŝŽŶĂů,DĚĞŶŐĂŶ tujuan memberikan saran-saran mengenai kemungkinan aksesi dan atau ƌĂƟĮŬĂƐŝ͖ b. ƉĞŶŐŬĂũŝĂŶĚĂŶƉĞŶĞůŝƟĂŶďĞƌďĂŐĂŝƉĞƌĂƚƵƌĂŶƉĞƌƵŶĚĂŶŐͲƵŶĚĂŶŐĂŶƵŶƚƵŬ memberikan rekomendasi mengenai pembentukan, perubahan, dan pencabutan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan HAM; c. ƉĞŶĞƌďŝƚĂŶŚĂƐŝůƉĞŶŐŬĂũŝĂŶĚĂŶƉĞŶĞůŝƟĂŶ͖ d. studi kepustakaan, studi lapangan, dan studi banding di negara lain mengenai HAM; e. pembahasan berbagai masalah yang berkaitan dengan perlindungan, penegakan, dan pemajuan HAM; dan f. ŬĞƌũĂƐĂŵĂƉĞŶŐŬĂũŝĂŶĚĂŶƉĞŶĞůŝƟĂŶĚĞŶŐĂŶŽƌŐĂŶŝƐĂƐŝ͕ůĞŵďĂŐĂ͕ĂƚĂƵpihak ůĂŝŶŶLJĂ͕ďĂŝŬƟŶŐŬĂƚŶĂƐŝŽŶĂů͕ƌĞŐŝŽŶĂů͕ŵĂƵƉƵŶŝŶƚĞƌŶĂƐŝŽŶĂůĚĂůĂŵďŝĚĂŶŐ HAM. 4 Laporan Tahunan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (KOMNAS HAM) 2016

Select target paragraph3