5.
Debat Informal
Kelompok besar dibagi menjadi dua kelompok yang sama jumlah pesertanya dan
mendiskusikan materi yang cocok untuk diperdebatkan. Biasanya fasilitator memberikan
persoalan yang sama kepada dua kelompok tersebut dan memberikan tugas yang
bertentangan, yaitu bahwa satu kelompok “pro” dan satu kelompok ”kontra”.
6.
Diskusi “Lingkaran dalam Lingkaran” (Fish Bowl)
Para peserta pelatihan dibagi menjadi dua kelompok; satu kelompok yang lebih kecil
yang berada di dalam, dapat disebut “kelompok dalam”, mendiskusikan suatu masalah
tertentu atau mempraktikkan suatu keterampilan tertentu. Sedangkan “kelompok luar”
yang lebih besar berlaku sebagai pengamat.
7.
Bermain Peran (Role Play)
Peserta pelatihan diminta melakukan peran tertentu dan menyajikan “permainan peran”
dan melakukan “dialog-dialog” yang menekankan pada karakter, sifat, atau sikap yang
akan dianalisis. Bermain peran haruslah mengungkapkan suatu masalah atau kondisi
nyata yang akan dipergunakan sebagai bahan diskusi atau pembahasan materi tertentu.
Dengan demikian, setelah selesai melakukan peran, langkah penting berikutnya adalah
menganalisis hasil permainan peran tersebut. Para peserta diminta mengemukakan
pengalaman dan perasaan mereka berkaitan dengan peran yang dimainkan. Untuk itu,
fasilitator harus mempersiapkan skenario dan membagi tugas di antara peserta serta
kelengkapan lain sebagai bahan analisis yang diperlukan.
8.
Concentric Circle
Teknik ini memang terlihat mirip dengan teknik fish bowl, tapi sebenarnya berbeda.
Dalam teknik ini para peserta dibagi dalam kedua kelompok yang jumlahnya sama.
Kemudian mintalah para peserta berpasangan untuk membentuk lingkaran dalam dan
luar serta saling berhadapan untuk saling berdiskusi mengenai tema-tema tertentu.
Batasilah setiap diskusi 2-3 menit. Setelah selesai saling mendiskusikan, mintalah
kelompok lingkaran luar untuk bergeser ke kanan dan lingkaran dalam untuk tetap di
tempat. Lakukan pergeseran ini beberapa kali. Dengan demikian, peserta akan bertukar
pasangan, saling berdiskusi, dan mendapatkan informasi baru.
9.
Continuum
Sebelum memulai teknik ini, bagilah ruangan dengan batas-batas yang jelas menjadi
4 (empat) bagian. Kemudian berilah kategori pada bagian-bagian tersebut dengan
menuliskan pada selembar kertas, yaitu “setuju”, “tidak setuju”, “setuju tapi”, “tidak
setuju tapi”. Ajaklah para peserta untuk berkumpul di tengah ruangan tersebut dan
berilah penjelasan bahwa mereka harus memilih empat kategori yang ada bila ditampilkan
gambar atau foto mengenai peristiwa tertentu. Setelah mereka berpisah dan memilih
kategori yang ada, mintalah pendapat kepada beberapa peserta pada setiap kategori.
Manual Pelatihan Dasar HAM: PEGANGAN FASILITATOR
35