Beberapa Varian Diskusi Kelompok Kecil
Diskusi kelompok kecil ini memiliki beberapa varian dalam hal pembagian kelompok dan
cara pelaksanaannya. Penggunaan varian-varian ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan
atau konteks situasi dan kondisi dari pelatihan itu sendiri. Berikut ini beberapa varian dari
diskusi kelompok kecil.
1.
2.
Diskusi Berpasangan
Dalam diskusi berpasangan, para peserta diminta mencari seorang peserta lain untuk
dijadikan pasangan diskusinya. Diskusi ini biasanya dipilih dan digunakan untuk
mendiskusikan topik-topik yang sederhana dengan waktu yang tidak terlalu lama.
Setidaknya ada dua jenis diskusi berpasangan ini:
a.
Kelompok Dengung Lebah (Buzz Group)
Diskusi “kelompok dengung lebah” ini dilakukan seketika, tanpa meninggalkan
tempat pelatihan. Caranya, peserta diminta mengajak peserta lain yang ada
di sebelahnya menjadi pasangan diskusinya. Topik yang dibahas dalam diskusi
biasanya sama untuk semua peserta. Karena diskusi itu dilakukan seketika dan tidak
beranjak dari tempat pelatihan, dibayangkan akan ada keriuhan dari para peserta
yang sedang berdiskusi. Itulah sebabnya diskusi ini dinamakan diskusi “kelompok
lebah”.
b.
Dua Sejoli atau Sahabat Karib
Pada prinsipnya tidak jauh berbeda sebagaimana “kelompok dengung lebah”.
Bedanya, pada diskusi “dua sejoli” atau “sahabat karib”, tempat diskusinya
dibebaskan; para peserta boleh berdiskusi di mana saja yang dianggap nyaman.
Para peserta pun diperkenankan memilih dengan siapa dia ingin berdiskusi.
Komidi Putar-Jaga Warung
Disebut “komidi putar-jaga warung” karena para peserta dari satu kelompok diskusi
akan mengunjungi kelompok diskusi lain dengan cara berputar (mirip komidi putar);
sedangkan di kelompok yang dikunjunginya itu ada orang yang akan menerima
kedatangan kelompok lain (seperti orang yang sedang jaga warung). Langkah-langkah
untuk melakukan diskusi “komidi putar-jaga warung” ini adalah sebagai berikut:
a. Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok diskusi kecil. Masing-masing kelompok
itu ditugaskan untuk mendiskusikan topik yang berbeda; Setelah selesai diskusi
di kelompok kecil, minta 2 anggota dari setiap kelompok untuk tetap tinggal di
kelompoknya untuk jadi “penjaga warung”; sedangkan sisa anggota kelompok
akan berputar mengunjungi kelompok-kelompok yang lainnya (“berkomidi putar”).
Tugas dari penjaga warung adalah “menjelaskan hasil diskusi di kelompoknya,
menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh anggota kelompok lain
yang berkunjung, sekaligus mendiskusikannya.” Tugas dari anggota yang berputar
adalah “meminta penjelasan dari penjaga warung kelompok yang dikunjunginya,
mengajukan pertanyaan pertanyaan, sekaligus mendiskusikannya”;
Manual Pelatihan Dasar HAM: PEGANGAN FASILITATOR
33