4. Teknik-teknik dalam Pelatihan Partisipatif A. Pendahuluan Dalam setiap pelatihan terdapat sejumlah cara atau teknik yang dapat disajikan untuk menyampaikan materi-materi yang akan dipelajari. Begitu pun dalam proses pelatihan partisipatif. Secara umum, cara-cara atau teknik-teknik yang biasa digunakan untuk pelatihan partisipatif ini tidak jauh berbeda dengan yang biasa digunakan dalam pelatihan konvensional. Hanya, ada beberapa perbedaan mendasar yang penting untuk diperhatikan ketika suatu cara atau teknik dipilih dan digunakan dalam proses pelatihan partisipatif. Hal ini tidak terlepas dari esensi pelatihan partisipatif itu sendiri yang memberi kesempatan seluasluasnya kepada peserta pelatihan untuk saling bertukar pengetahuan dan belajar satu sama lain. Karena itu, menjadi penting bagi seorang fasilitator untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan suatu teknik dibanding teknik lainnya. Pengetahuan tersebut berkaitan dengan proses belajar dalam pelatihan partisipatif yang senantiasa berusaha memberi ruang kepada setiap peserta untuk meningkatan kapasitas mereka, baik yang berkaitan dengan peningkatan pengetahuan, keterampilan, maupun perilaku. Berikut ini sejumlah pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang harus dimiliki oleh seorang fasilitator: B. Jenis-jenis Pengetahuan a. Pengetahuan Pragmatis Pengetahuan ini berkaitan langsung dengan bagaimana melakukan keterampilan tertentu atau apa yang harus dilakukan ketika melakukan aktivitas tertentu. Pengetahuan ini dibutuhkan untuk dapat menjelaskan tata cara melakukan pelatihan, memilih prosedur penanganan masalah ketika menghadapi berbagai situasi yang sulit dalam memfasilitasi pelatihan, serta menjelaskan penyimpangan atau kesalahan yang mungkin terjadi di dalam proses fasilitasi. b. Pengetahuan Kontekstual Pengetahuan ini berkaitan dengan mengapa, kapan, di mana, dan oleh siapa keterampilan tersebut diterapkan. Pengetahuan kontekstual menempatkan pengetahuan pragmatis dalam lingkungan tertentu. Pengetahuan ini dibutuhkan untuk dapat menjelaskan tentang latar belakang pentingnya penggunaan metode partisipatif dan menjelaskan peran serta tanggung jawab semua pihak yang terlibat dalam pelatihan partisipatif. Manual Pelatihan Dasar HAM: PEGANGAN FASILITATOR 19

Select target paragraph3