Bagian 2 Modul Pelatihan Dasar HAM
Langkah 4 Penutup
Tutup pembahasan dinamika HAM dengan mengkaji ulang dan memberikan pandangan
bahwa proses ini akan terus berlanjut seiring dengan perkembangan peradaban manusia.
Selain itu, mintalah pandangan peserta tentang proses dinamika HAM di masa depan.
Lembar Rujukan
Pergolakan dan Peristiwa
Bersejarah
Konferensi, Dokumen,
dan Deklarasi
Institusi
Sepanjang Abad ke-17
l
l
l
l
Berbagai naskah keagamaan
menekankan pentingnya
persamaan, kehormatan,
dan tanggung jawab untuk
menolong orang-orang lain.
Lebih dari 3.000 tahun
silam, Hindu, Weda, agama
dan Upanishad, naskah Yuda
dan Taurat.
2.500 tahun lampau,
Tripitaka dan AnguttaraNikaya Buddha, dan Analeer
konfusius, doktrin pelajaran
sederhana dan agung.
2.000 tahun silam,
Perjanjian Baru Kristen,
dan 600 tahun k emudian
Al-Quran (Islam).
l
l
l
l
Aturan Moral: Menes, Asoka
Hamurrabi, Draco, Cyros,
Musa, S olon, Many.
1215 Magna Carta
ditandatangani, mengakui
bahwa bahkan raja tidak di
atas hukum.
1625 Ahli hukum Belanda,
Hugo G
rotius, berjasa atas
lahirnya hukum internasional.
1690 John Locke
mengembangkan gagasan
hak-hak yang kita punya
sejak lahir (natural rights)
“Treatise of Government”.
Abad ke-18 dan ke-19
l
l
l
82
1789 Revolusi Prancis serta
Deklarasi Hak-hak Manusia
dan Warga Negara.
1815 Revolusi Budak di
Amerika Latin dan Prancis.
1830-an Pergerakan Hak
Sosial dan Ekonomi-Ramakrishna di India, gerakan-
gerakan keagamaan di Barat.
l
l
1792 Mary W
ollstonescraft
menulis “A Vindication
of the Rights of Woman”
(Pengungkapan Hak
Perempuan).
1860-an Mirza Fath Ali
Akhundzade di Iran dan Tan
Sitong di Cina mendesak
persamaan gender.
Manual Pelatihan Dasar HAM: PEGANGAN FASILITATOR
l
l
l
1809 Institusi Ombudsman
didirikan di Swedia.
1815 Komite mengenai
Masalah Perdagangan Bu-dak
Internasional pada Kongres
Wina.
1839 Masyarakat
Antiperbudakan di Inggris,
diikuti pada
Select target paragraph3
Connect to a paragraph
Connect to an entity
Disable highlights
Add to table of contents