Temuan
FAKTA-FAKTA
yang ada di dalamnya” 135. Indonesia dianggap sebagai negara yang
memiliki cadangan tak terbatas untuk bahan-bahan mentah, terutama
minyak,yang sangat diperlukan untuk menopang perang Jepang 136.
Untuk merealisasikannya, pada Maret 1942 tentara Jepang menginvasi
Pulau Jawa (setelah mendarat di tanah Indonesia melalui Borneo), 137,
kemudian memporakporandakan kedaulatan pemerintahan Belanda,
lalu menaklukkan tentara Sekutu di daerah tersebut 138. Invasi dan
pendudukan Indonesia juga disertai dengan kekejian yang menjadi
ciri agresi Jepang, termasuk kekerasan seksual. Sebagai contoh, IMTFE
menemukan bahwa sebagai tindakan pembalasan atas perusakan kilang
minyak di Cepu, Jawa Tengah, kaum laki-laki dibantai dan perempuan
“diperkosa berkali-kali di hadapan perwira pimpinan” 139.
Seperti telah dijelaskan sebelumnya, Jenderal TERAUCHI adalah Kepala
Komandan Pasukan Wilayah Selatan dari November 1941
sampai
a
khir masa perang. Karena itu, selain bertindak sebagai Pimpinan
Tertinggi semua divisi Jepang yang menduduki Filipina dan Malaysia,
ia juga bertugas dalam kapasitas tersebut untuk satuan tentara yang
menguasai Indonesia. Jenderal Kenji Dohihara bertugas
sebagai
Komandan
Pasukan ke-7 dari April 1944 sampai April 1945, yang
menguasai Jawa, Sumatra, dan wilayah Indonesia lainnya, termasuk
Malaysia140. Sedangkan mulai April 1945 sampai akhir masa perang,
Komandan Pasukan ke-7 dijabat oleh Jenderal ITAGAKI 141. Komandankomandan lainnya adalah, Kumakichi Harada, Komandan Pasukan k e16 yang diposkan di Indonesia dari N
ovember 1942 s ampai April 1945,
wakil Admiral Ibo Takashi, Commander in Chief of the Southwest Area
Fleet, dari April sampai September 1942, yang digantikan Wakil Admiral
Denshichi Okouchi dari November 1944 s ampai Agustus 1945.
8. Wilayah-wilayah Belanda
IMTFE juga menemukan bahwa tentara Jepang secara spesifik m
engejar
dan menyiksa warga sipil kebangsaan Belanda. Pada Maret 1942, tentara
Jepang membantai 80 dari 100 orang Belanda dengan m
enggiring
mereka ke laut sembari menembaki dan memotong anggota badan
mereka 142. Segera setelah menginvasi Jawa, tentara Jepang memisahkan
penduduk warga Belanda kedalam kelompok
laki-laki, perempuan,
dan anak-anak, menawan mereka di kamp-kamp konsentrasi Jepang
yang berbeda dan melakukan kekejaman t
erhadap mereka dalam
59